Kuota SNBT 2026 Resmi Bertambah Jadi 286.864 Kursi, Hasil Alihan dari Sisa Daya Tampung SNBP

- Senin, 25 Mei 2026 | 08:50 WIB
Kuota SNBT 2026 Resmi Bertambah Jadi 286.864 Kursi, Hasil Alihan dari Sisa Daya Tampung SNBP
PARADAPOS.COM - Kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 resmi meningkat menjadi 286.864 kursi. Namun, kenaikan ini bukanlah penambahan daya tampung baru, melainkan hasil pengalihan dari kuota Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak terisi. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, dalam konferensi pers hasil seleksi SNBT di Jakarta pada Senin, 25 Mei 2026.

Lonjakan Kuota dari Sisa SNBP

Eduart Wolok menjelaskan bahwa pada jalur SNBP jenjang Diploma 3, terdapat sekitar 4.000 kursi yang tidak terisi dari total awal 15.758 kuota. Sisa kursi inilah yang kemudian dialihkan ke jalur SNBT, sehingga kuota awalnya yang sebesar 261.518 kursi bertambah menjadi 286.864 kursi. “Jadi bukan penambahan daya tampung, tetapi optimalisasi kuota yang sudah ditetapkan,” ujar Eduart saat ditemui media di sela-sela acara. Dari total kursi yang tersedia, sebanyak 256.369 peserta dinyatakan lulus. Angka ini setara dengan 89,37 persen dari daya tampung yang telah dialokasikan. Sementara itu, sekitar 10 persen kursi yang belum terisi akan kembali dialihkan ke jalur mandiri.

Animo Peserta Meningkat Signifikan

Di sisi lain, minat peserta terhadap UTBK-SNBT 2026 menunjukkan tren positif. Jumlah peserta tercatat mencapai 871.496 orang, meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun 2024 yang hanya 785.058 peserta. “Tingkat kehadiran pun membaik dengan persentase mencapai 97,13 persen, menandakan komitmen peserta semakin tinggi,” tuturnya. Fenomena ini mencerminkan keseriusan calon mahasiswa dalam mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Suasana di berbagai lokasi ujian pun terpantau lebih tertib dan antusias.

Dominasi Sarjana dan Minat Vokasi

Dalam hal pemilihan program studi, jenjang sarjana masih menjadi pilihan utama bagi mayoritas peserta. Namun, ada pergeseran menarik pada pilihan ketiga, di mana minat terhadap program vokasi seperti Diploma 3 dan Sarjana Terapan (D4) terus meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap kesesuaian antara minat dan prospek karier semakin baik. Mereka tidak lagi sekadar mengejar gelar, tetapi juga mempertimbangkan peluang kerja di masa depan. Meskipun demikian, tingkat kelulusan SNBT secara keseluruhan masih berada di kisaran 29,42 persen dari total pendaftar. Angka ini mengindikasikan bahwa persaingan untuk masuk ke perguruan tinggi negeri melalui jalur tes masih sangat ketat.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar