PARADAPOS.COM - Tiga warga negara asing (WNA) ditemukan dalam kondisi tidak berdaya di sebuah unit apartemen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin (1/6) malam. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara satu orang lainnya masih tidak sadarkan diri dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah petugas keamanan apartemen menerima laporan dari warga sekitar pukul 21.00 WIB.
Kronologi Penemuan di Apartemen City Park
Lokasi kejadian berada di Apartemen City Park Tower F lantai 3, Cengkareng Timur. Saat petugas masuk ke dalam unit, mereka mendapati dua pria sudah terbujur kaku di atas tempat tidur. Seorang pria lainnya tergeletak di lantai dalam kondisi tidak sadar. Tim medis yang tiba di lokasi segera mengevakuasi korban selamat ke Rumah Sakit Budha Tzu Chi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Suasana di sekitar lokasi sempat tegang. Warga penghuni apartemen tampak berkerumun di lorong, menyaksikan proses evakuasi berlangsung. Beberapa dari mereka mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendengar suara sirene ambulans.
Identitas Korban dan Kondisi Terkini
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan peristiwa ini. Ia menjelaskan bahwa dua korban meninggal dunia adalah pria berinisial CD (27) dan II (34). Sementara satu korban selamat, seorang pria berinisial OSO (39), masih dalam perawatan medis.
“Benar, pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB telah ditemukan 3 warga negara asing di Apartemen City Park Tower F lantai 3, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Dari ketiga orang tersebut, 2 laki-laki berinisial CD (27) dan II (34) dinyatakan meninggal dunia dan masih menunggu hasil penyebab meninggalnya,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (7/6).
“Sementara 1 laki-laki berinisial OSO (39) ditemukan dalam kondisi tidak sadar dan saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Budha Tzu Chi,” lanjutnya.
Penyelidikan Tanpa Tanda Kekerasan
Hingga saat ini, polisi masih mendalami penyebab pasti dari kejadian tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal. Meski demikian, penyelidikan belum dihentikan.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal, namun penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat untuk memastikan penyebab kejadian tersebut,” ujar Budi.
Tim forensik telah dikerahkan untuk melakukan autopsi guna mengetahui penyebab kematian secara lebih pasti. Sementara itu, pihak rumah sakit masih terus memantau kondisi OSO yang belum sadarkan diri. Polisi juga tengah menghubungi pihak kedutaan besar negara asal ketiga WNA tersebut untuk koordinasi lebih lanjut.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Ketiga ke PN Jaksel, Tuntut Ganti Rugi ke Polda Metro Jaya
Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tak Layak Huni pada 2026, Menteri PKP Bertemu Sekretaris Kabinet
Brimob dan Polres Jakut Amankan Enam Pemuda dalam Dua Patroli, Tiga Diduga Begal dan Tiga Bawa Narkoba
Fajar/Fikri Akhirnya Putus Puasa Gelar, Juara Japan Open 2026 Usai Kalahkan Kim/Seo