PARADAPOS.COM - Empat anggota satu keluarga ditemukan tewas saat berkemah di kawasan wisata Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 27 Mei 2026. Kepolisian Resor Temanggung memastikan penyebab kematian adalah keracunan karbon monoksida (CO) dari tungku pembakaran yang dibawa masuk ke dalam tenda. Korban terdiri dari ayah, ibu, dan dua anak mereka yang masih remaja.
Kesimpulan Berdasarkan Olah TKP dan Autopsi
Kepala Polres Temanggung, AKBP Zamrul Aini, mengungkapkan bahwa kesimpulan ini tidak diambil secara gegabah. Pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan intensif, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan laboratorium forensik, hingga otopsi terhadap salah satu korban. Semua hasil tersebut secara konsisten mengarah pada gas CO sebagai penyebab utama kematian akibat mati lemas.
"Tungku itu seharusnya diletakkan di luar sesuai instruksi pengelola, namun justru di bawa ke dalam tenda," kata Zamrul, Senin, 15 Juni 2026.
Petunjuk di Lokasi Kejadian
Di lokasi, petugas menemukan sebuah kejanggalan. Kompor beserta tabung gas justru berada di luar tenda, bukan di dalam. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa sumber kematian bukanlah kebocoran gas LPG, melainkan dari tungku pembakaran yang digunakan untuk menghangatkan tubuh. Lebih lanjut, hasil autopsi memastikan tidak ada kandungan sianida di dalam tubuh para korban.
Proses Hukum dan Pemeriksaan Saksi
Proses penyidikan kasus ini berjalan cukup ekstensif. Polisi telah memeriksa total 27 orang untuk dimintai keterangan. Jumlah tersebut termasuk dua orang ahli yang dihadirkan untuk memberikan analisis teknis terkait penyebab kematian.
"Dalam penyidikan peristiwa tersebut, 27 orang diperiksa, termasuk dua ahli," jelas dia.
Kronologi Penemuan Korban
Peristiwa nahas ini terjadi saat keluarga tersebut tengah menikmati liburan di objek wisata Kledung. Korban adalah MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21). Mereka baru ditemukan pada 28 Mei 2026 oleh petugas tempat wisata yang datang untuk mengingatkan mereka agar segera meninggalkan lokasi perkemahan. Sayangnya, saat itu keempatnya sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam tenda.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Megawati Tegaskan Hubungan dengan Prabowo Harmonis, Bukan Musuh Politik
Pemuda di Parung Diamankan Warga Saat Ronda Malam, Kedapatan Bawa Celurit untuk Tawuran
Wanita 21 Tahun Tewas Usai Bungee Jumping Tanpa Tali Pengaman di Brasil, Tiga Operator Ditangkap
Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah, Raih Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026