Gempa Dahsyat Guncang Caracas, 164 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi ke Alun-Alun

- Kamis, 25 Juni 2026 | 20:00 WIB
Gempa Dahsyat Guncang Caracas, 164 Tewas dan Ratusan Warga Mengungsi ke Alun-Alun
PARADAPOS.COM - Ratusan warga memilih mengungsi dan bermalam di alun-alun Kota Caracas, Venezuela, setelah gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah tersebut pada Kamis, 25 Juni 2026. Kekhawatiran terhadap kemungkinan gempa susulan membuat banyak warga enggan kembali ke rumah mereka. Hingga saat ini, sedikitnya 164 orang dilaporkan meninggal dunia dan 971 lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah Venezuela, melalui Penjabat Presiden Delcy Rodriguez, telah menetapkan status darurat nasional menyusul kerusakan luas yang melanda gedung perkantoran, apartemen, hingga permukiman warga.

Alun-Alun Kota Berubah Jadi Tempat Penampungan

Suasana mencekam masih terasa di pusat Kota Caracas. Sejumlah lokasi di alun-alun kota berubah menjadi tempat penampungan sementara. Sebagian warga mendirikan tenda darurat, sementara lainnya hanya beralaskan selimut untuk beristirahat di ruang terbuka. Di sudut-sudut alun-alun, anak-anak terlihat duduk di pangkuan orang tua mereka, menunggu kabar dari tim penyelamat. Warga mengaku memilih mengungsi karena khawatir bangunan yang telah terdampak gempa tidak lagi aman untuk ditempati. Mereka menunggu situasi kembali kondusif sebelum kembali ke rumah masing-masing. Beberapa di antaranya bahkan membawa dokumen penting dan barang berharga seadanya.

Kerusakan Parah dan Ribuan Diduga Tertimbun

Gempa yang mengguncang Venezuela menyebabkan kerusakan luas pada berbagai bangunan, mulai dari gedung perkantoran, apartemen, hingga permukiman warga. Selain itu, ribuan orang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan. Tim penyelamat terus bekerja tanpa henti, merobohkan puing-puing untuk mencari korban selamat. Pemerintah Venezuela langsung mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Hingga kini, sedikitnya 164 orang dilaporkan meninggal dunia dan 971 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut. Angka ini diperkirakan masih akan bertambah seiring proses pencarian yang berlangsung.

Status Darurat Nasional Ditetapkan

Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, telah menetapkan status keadaan darurat menyusul dampak gempa yang meluas. Dalam keterangannya, Rodriguez menyebut gempa juga mengganggu sejumlah layanan publik, termasuk pasokan listrik dan jaringan gas rumah tangga di wilayah terdampak. "Saat ini kami menyatakan status darurat sebagaimana diatur dalam konstitusi," ujar Rodriguez dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis 25 Juni 2026. Pernyataan itu disampaikan di tengah laporan bahwa beberapa rumah sakit kewalahan menangani korban luka. Jaringan listrik di sejumlah distrik padam, sementara kebocoran gas dilaporkan terjadi di beberapa titik permukiman. Tim teknis masih berupaya memulihkan infrastruktur vital tersebut.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar