SAR Natuna Kerahkan Tim Gabungan Cari Kapal Muatan Fiber Ikan yang Hilang Kontak di Perairan Natuna

- Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:25 WIB
SAR Natuna Kerahkan Tim Gabungan Cari Kapal Muatan Fiber Ikan yang Hilang Kontak di Perairan Natuna
PARADAPOS.COM - Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/SAR) Natuna, Kepulauan Riau, pada Sabtu (27/6/2026) mengerahkan tim gabungan untuk mencari kapal barang KM. Ocean Three yang dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (26/6/2026). Kapal bermuatan fiber ikan itu mengangkut empat anak buah kapal (ABK) dan belum tiba di tujuan, Pemangkat, Sambas, hingga Sabtu pagi. Titik pencarian dipusatkan di koordinat 03°44' LU 108°29' BT setelah ditemukan sejumlah fiber ikan yang tercecer di laut.

Kronologi Hilangnya Kapal

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima dari Agen Kapal PT Midai Putra pada Sabtu pagi. Berdasarkan informasi agen, KM. Ocean Three bertolak dari Sedanau, Natuna, menuju Pemangkat pada Rabu siang, 24 Juni 2026. Perjalanan diperkirakan rampung pada Jumat, 26 Juni 2026. Namun, hingga Sabtu pagi, kapal tak kunjung tiba. “Setelah mengetahui kejadian tersebut, kami menerima informasi adanya sejumlah fiber ikan yang tercecer di laut pada koordinat 03°44' LU 108°29' BT. Setelah berkoordinasi dengan agen kapal, pihak di Sedanau membenarkan bahwa fiber tersebut merupakan muatan KM. Ocean Three yang hilang kontak,” ungkap Abdul.

Identitas ABK dan Titik Pencarian

Kantor SAR Natuna mencatat, keempat ABK yang berada di kapal berukuran 15 GT itu seluruhnya laki-laki. Mereka adalah Zaidan (47 tahun), Yoga (57 tahun), Arip (57 tahun), dan Aldi (51 tahun). Pencarian difokuskan pada Last Known Position (LKP) di koordinat 03°44,000' N 108°29,000' E dengan arah pelayaran 151 derajat. Dalam operasi ini, SAR Natuna menggandeng Lanal Ranai dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Natuna. “Tim SAR Gabungan bersama Lanal Ranai telah bergerak menuju LKP penemuan debris fiber untuk melaksanakan pencarian,” ujarnya.

Imbauan dan Perkembangan Operasi

Kantor SAR Natuna mengimbau seluruh pelaut dan masyarakat pesisir yang melihat atau mengetahui tanda-tanda keberadaan kapal maupun korban untuk segera melapor melalui call center WhatsApp di nomor 082283907707. Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung. “Saat ini operasi pencarian masih berlangsung,” tutup Abdul.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar