PARADAPOS.COM - Setelah dua musim menjadi tulang punggung di balik layar, Miro Petric resmi mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih fisik Persib Bandung. Sosok asal Kroasia ini dikenal luas sebagai arsitek kebugaran skuad Maung Bandung, yang menjaga performa pemain tetap prima selama mengarungi BRI Super League. Manajemen klub pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ditunjukkan Petric.
Peran Vital di Balik Konsistensi Tim
Selama dua musim terakhir, Miro Petric bukan sekadar pelatih fisik biasa. Ia adalah fondasi yang memastikan para pemain Persib mampu tampil konsisten di tengah jadwal kompetisi yang padat, baik di level Liga 1 maupun kancah internasional. Dengan pendekatan disiplin dan profesionalisme tinggi, Petric membangun ketahanan fisik tim yang menjadi modal utama menghadapi tekanan pertandingan.
Di lapangan, kerja kerasnya terlihat dari bagaimana pemain mampu mempertahankan intensitas permainan hingga menit akhir. Tanpa fondasi fisik yang kokoh, mustahil Persib bisa bersaing di papan atas klasemen.
Ucapan Terima Kasih dari Manajemen
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menyampaikan langsung rasa terima kasihnya. Dalam pernyataan resmi, ia menegaskan bahwa kontribusi Petric sangat berarti bagi perjalanan klub.
"Miro telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi perjalanan Persib dalam beberapa musim terakhir. Dengan dedikasi, disiplin, dan profesionalismenya, ia turut membantu menjaga performa dan kebugaran para pemain sehingga tim mampu tampil kompetitif di berbagai kompetisi," kata Adhitia.
"Kami mengucapkan terima kasih atas seluruh kerja keras dan kontribusi yang telah diberikan untuk Persib," lanjutnya.
Meninggalkan Warisan Kebugaran
Kepergian Miro Petric meninggalkan celah yang tidak mudah diisi. Ia tidak hanya meninggalkan data kebugaran dan program latihan, tetapi juga budaya disiplin yang telah tertanam dalam keseharian pemain. Bagi Persib, tantangan ke depan adalah memastikan standar fisik yang sudah terbangun tetap terjaga.
Meski perpisahan ini terjadi, jejak Petric di sesi latihan pagi dan ruang pemulihan pemain akan terus dikenang. Ia telah menjadi bagian dari cerita sukses Maung Bandung dalam beberapa musim terakhir.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polisi Sambangi Warga Pintu ke Pintu di Matraman untuk Cegah Tawuran dan Awasi Penggunaan Medsos Remaja
Kapolri Mutasi 1.121 Personel, Ganti Kapolda Aceh dan Papua Barat
Ribuan Suporter Belgia dan Selandia Baru Padati BC Place Jelang Laga Penentu Grup G Piala Dunia 2026
Polisi Tanam Mangrove di Pulau Setuhan Bersama Warga dan Mahasiswa Cegah Abrasi