391 Jemaah Haji Debarkasi Makassar Tiba, Seorang Dokter Kloter Wafat di Tanah Suci

- Senin, 29 Juni 2026 | 15:25 WIB
391 Jemaah Haji Debarkasi Makassar Tiba, Seorang Dokter Kloter Wafat di Tanah Suci
PARADAPOS.COM - Sebanyak 391 jemaah haji Debarkasi Makassar tiba di Asrama Haji Sudiang, Sulawesi Selatan, pada Senin, 29 Juni 2026. Mereka tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 38, yang terdiri dari 386 jemaah asal Sulawesi Tenggara dan lima petugas. Namun, di tengah proses kepulangan tersebut, terdapat kabar duka: seorang dokter tim kesehatan haji kloter, dr. Fitri Rizkiani, meninggal dunia saat bertugas di Tanah Suci.

Kepulangan Kloter 38 dan Kehilangan Seorang Petugas

Suasana haru menyelimuti Aula Arafah di Asrama Haji Sudiang. Di antara tumpukan koper yang berjejer rapi, satu barang bawaan mencuri perhatian. Tertulis nama "Fitri Rizkiani, MD" di permukaannya. Pemiliknya, seorang dokter asal Sulawesi Tenggara, telah wafat di Makkah pada 7 Juni 2026 saat menjalankan tugas melayani jemaah. Kini, hanya kopernya yang pulang ke Tanah Air bersama rombongan. Koordinator Bidang Perlengkapan Koper dan Air Zamzam PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, Amrullah, menjelaskan bahwa satu jemaah sempat berpindah kloter, sehingga total kepulangan tetap berjumlah 391 orang. Ia juga mengonfirmasi kabar duka tersebut. "Seorang jemaah berpindah kloter, sedangkan dr. Fitri Rizkiani tercatat wafat di Tanah Suci," ungkapnya di Makassar.

Doa dan Penghormatan Terakhir

Sebelum prosesi penyerahan koper dimulai, Amrullah memimpin pembacaan Al-Fatihah untuk almarhumah. Ia menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas nama seluruh panitia. "Mari kita hadiahkan Al-Fatihah untuk almarhumah dr. Hj. Fitri Rizkiani. Semoga Allah menerima seluruh amal pengabdiannya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," ucapnya dengan suara lirih. Ia juga berharap agar seluruh jemaah yang baru tiba dapat kembali ke kampung halaman masing-masing dengan selamat dan sehat. "Semoga seluruh jemaah tiba di kampung halaman dalam keadaan sehat dan mampu menjaga kemabruran hajinya," harapnya.

Pesan untuk Jemaah yang Baru Pulang

Sementara itu, Kasubag TU Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara, La Mpane, turut memberikan sambutan. Ia mengingatkan para jemaah untuk tidak melupakan nilai-nilai spiritual yang telah diperoleh selama di Tanah Suci. "Peliharalah semangat ibadah, kebersamaan, dan kepedulian yang diperoleh di Tanah Suci agar membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat," imbaunya di hadapan para jemaah yang tampak masih kelelahan setelah perjalanan panjang. Pemandangan koper bertuliskan nama almarhumah menjadi pengingat akan pengorbanan para petugas yang bekerja di balik layar. Meski raga telah tiada, dedikasi dr. Fitri Rizkiani tetap dikenang oleh mereka yang pulang bersamanya.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar