Kebakaran Gudang di Cakung Padam Setelah Lima Jam, 80 Personel Dikerahkan

- Selasa, 30 Juni 2026 | 00:50 WIB
Kebakaran Gudang di Cakung Padam Setelah Lima Jam, 80 Personel Dikerahkan
PARADAPOS.COM - Kebakaran melanda gudang PT Sayap Mas Utama III di kawasan Cakung, Jakarta Timur, sejak Senin malam (29/6/2026) hingga Selasa dini hari (30/6/2026). Sebanyak 80 personel dan 16 unit mobil pemadam dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur dikerahkan untuk menjinakkan api. Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun penyebab kebakaran dan nilai kerugian masih dalam penyelidikan.

Kronologi Pemadaman Berlangsung Lebih dari Lima Jam

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran pertama kali diterima pada pukul 22.35 WIB. Petugas langsung bergerak dengan satu unit pemadam sebagai respons awal. "Api berhasil kami padamkan dengan 16 unit pemadam kebakaran dan 80 personel. Kebakaran diinformasikan Senin malam pukul 22.35 WIB. Api berhasil dipadamkan Selasa dini hari pukul 03.57 WIB," ujarnya. Tim pemadam tiba di lokasi pada pukul 22.48 WIB dan langsung memulai proses pemadaman semenit kemudian, tepat pukul 22.49 WIB. Besarnya kobaran api membuat operasi berlangsung cukup alot. Api baru berhasil dilokalisasi pada pukul 00.35 WIB, setelah hampir dua jam pertempuran. "Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan pukul 01.23 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi," jelas Abdul. Proses pendinginan berlangsung hingga operasi dinyatakan selesai pada pukul 03.57 WIB. Setelah dipastikan aman, seluruh personel dan armada kembali ke pos masing-masing.

Kronologi Awal: Petugas Keamanan Melihat Kepulan Asap

Gudang seluas sekitar 700 meter persegi itu pertama kali diketahui terbakar oleh petugas keamanan setempat. Saat itu, bangunan dalam kondisi terkunci dan dari luar terlihat kepulan asap tebal. "Tak lama berselang api membesar sehingga kejadian itu dilaporkan kepada kami petugas kebakaran," ungkap Abdul.

Penyebab dan Kerugian Masih Didalami

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. Demikian pula dengan nilai kerugian material akibat peristiwa tersebut, yang masih dalam tahap pendataan. "Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut," tutup Abdul.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar