PARADAPOS.COM - Seorang dokter puskesmas di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, bernama Ida Murlija, mengalami kerugian besar setelah uang tunai senilai Rp 1,5 miliar yang disimpannya di dalam koper rusak parah akibat terendam banjir rob. Peristiwa ini baru disadari korban saat ia hendak mengambil uang tersebut untuk membayar biaya kuliah anaknya. Banjir yang merendam rumahnya terjadi sekitar bulan Februari lalu, sebelum Hari Raya Lebaran.
Ida, warga Proyonanggan, mengaku pasrah saat membuka koper miliknya. Ia mendapati sebagian besar lembaran uang dalam kondisi lengket, rusak, dan bahkan ada yang tidak utuh lagi. Uang sebanyak itu merupakan hasil penjualan tanah miliknya.
Kelalaian di Tengah Bencana
Ida mengaku lupa mengamankan koper tersebut saat banjir rob melanda rumahnya. Ia baru menyadari kondisi uangnya beberapa bulan kemudian, tepat ketika membutuhkan dana segar untuk keperluan pendidikan anak.
"Kurang lebih kejadian banjir rob itu sebelum Lebaran, bulan Februari. Tapi baru diketahui, karena memang sedang butuh untuk digunakan," kata Ida kepada tim Liputan6 SCTV, Jumat (3/7/2026).
Akibat terlalu lama terendam air, kerusakan yang terjadi cukup parah. Sebagian besar lembaran uang saling menempel satu sama lain, dan beberapa di antaranya sudah tidak berbentuk utuh lagi. Kondisi ini membuatnya tidak bisa langsung menggunakan uang tersebut untuk membayar biaya kuliah anaknya.
Artikel Terkait
Tanjung Verde Buktikan Negara Kecil Bisa Bersaing di Piala Dunia, Jadi Pelajaran bagi Indonesia dalam Mengelola Pemain Diaspora
Hashim Minta Kemensos Perketat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa
Jepang Siapkan Anggaran Rp11 Triliun untuk Dorong Ekspor Anime, Gim, dan Konten Kreatif
Kolombia Hadapi Ghana di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Duel Gaya Agresif Lawan Pertahanan Rapat