Lebih dari 100 Negara Konfirmasi Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei di Teheran

- Jumat, 03 Juli 2026 | 05:25 WIB
Lebih dari 100 Negara Konfirmasi Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei di Teheran
PARADAPOS.COM - Pemerintah Iran mengumumkan bahwa lebih dari 100 negara akan mengirimkan perwakilan untuk menghadiri rangkaian upacara penghormatan dan pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Para tamu asing tersebut terdiri dari kepala negara, ketua parlemen, menteri luar negeri, utusan khusus pemerintah, serta berbagai tokoh dan perwakilan kelompok masyarakat. Pengumuman ini disampaikan di tengah suasana duka yang menyelimuti negeri para mullah, pasca wafatnya pemimpin yang telah berkuasa selama beberapa dekade.

Rangkaian Acara Penghormatan dan Pemakaman

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah IRIB pada Kamis, 2 Juli 2026, menyebut rangkaian penghormatan terakhir bagi Ali Khamenei sebagai peristiwa yang "bersejarah dan sangat penting" bagi rakyat Iran. Ia menjelaskan bahwa upacara penghormatan akan dimulai di Teheran pada Jumat pagi, dihadiri oleh masyarakat umum dan sejumlah tokoh. Pada sore harinya, prosesi akan berlanjut dengan kehadiran pejabat tinggi serta delegasi asing. Wakil Menteri Dalam Negeri Iran sekaligus Kepala Panitia Penyelenggara Pemakaman, Ali Akbar Pourjamshidian, menambahkan bahwa rangkaian acara akan berlanjut di Aula Salat Imam Khomeini Mosalla, Teheran, pada Sabtu dan Minggu. Prosesi pemakaman utama dijadwalkan berlangsung pada Senin dan diperkirakan akan dihadiri massa dalam jumlah besar, baik dari Iran sendiri maupun negara-negara kawasan.

Prosesi Lanjutan dan Penutupan Publik

Setelah itu, pada 7 Juli akan digelar upacara penghormatan di Kota Qom. Jenazah Ali Khamenei kemudian akan dibawa ke Irak pada 8 Juli untuk melanjutkan prosesi penghormatan, sebelum akhirnya dimakamkan di Kota Mashhad, Iran timur laut, pada 9 Juli. Rute panjang ini menunjukkan besarnya skala penghormatan yang diberikan kepada mendiang pemimpin. Seiring dengan penyelenggaraan upacara tersebut, pemerintah Iran menetapkan penutupan aktivitas publik di Teheran mulai Sabtu hingga Selasa. Selain itu, pemerintah juga menetapkan Kamis sebagai hari berkabung nasional. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi prosesi dan memberikan waktu bagi rakyat untuk memberikan penghormatan terakhir. Ali Khamenei tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel di Teheran pada 28 Februari. Putranya, Mojtaba Khamenei, kemudian ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran pada Maret lalu, menandai transisi kepemimpinan di negara tersebut.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar