PARADAPOS.COM - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 Hijriah/2026 dengan format yang tidak biasa. Acara yang berlangsung di Lapangan Markas Komando Daerah Udara (Makodau) I, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Sabtu (4/7/2026) ini justru mengadopsi nuansa militer yang kental. Sejak pagi, para peserta tidak duduk rapi di dalam ruangan, melainkan berdiri berbaris dalam formasi kompi di lapangan, mengikuti jalannya acara dengan tertib. Suasana lebih menyerupai upacara militer ketimbang forum evaluasi biasa.
Penampilan Seragam dan Atribut Khas
Seluruh peserta Rakernas tampak kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang. Mereka memadukannya dengan rompi krem yang bertuliskan "Kemenhaj" di bagian punggung, celana panjang hitam berbahan kain, dasi hitam, serta topi krem. Bentuk topi yang dikenakan pun tidak biasa. Topi tersebut menyerupai topi taktikal dengan lidah topi yang memiliki coakan di sisi kanan dan kiri, berbeda dari topi bisbol pada umumnya. Di bagian depan topi, terpampang logo Kementerian Haji dan Umrah.
Istilah Militer dalam Forum Sipil
Nuansa militer semakin terasa dari penggunaan istilah-istilah yang lazim di lingkungan tentara. Saat memperkenalkan peserta, pewara acara menggunakan istilah "kompi" untuk menyebut kelompok-kelompok peserta.
Letnan Dua (Letda) Putri yang bertugas sebagai pewara membacakan susunan barisan layaknya dalam sebuah upacara. Ia mengatakan, "Di hadapan kita bersama, berdiri dengan siap, Kompi A, terdiri dari eselon I dan eselon II Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Berikutnya, Kompi B sampai dengan Kompi G, terdiri dari Kantor Wilayah Provinsi Kota dan Kabupaten Seluruh Indonesia."
Peran TNI dan Polri dalam Acara
Untuk memperkuat format militer tersebut, di setiap kompi terdapat seorang Komandan Kompi yang berasal dari TNI. Tidak hanya itu, di belakang setiap kompi juga berdiri anggota TNI dan Polri yang siap mengawal jalannya acara. Adapun Perwira Upacara dijabat oleh Letnan Kolonel (Letkol) Kusus Jayadi.
Komandan Upacara adalah Inspektur Jenderal Kemenhaj, Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi. Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf bertindak sebagai Inspektur Upacara. Rakernas ini menjadi salah satu forum evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang paling unik, tidak hanya dari sisi substansi, tetapi juga dari segi tata cara pelaksanaannya.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Messi Akui Jarak Antarlini Jadi Kelemahan Argentina Saat Kalahkan Tanjung Verde
KAI Layani 258,99 Juta Pelanggan Sepanjang Semester I 2026, Naik 7,55 Persen
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak ke PN Jaksel, Klaim Sulit Bertemu Thalia dan Thania
PLN Sambung Listrik ke 22.676 Pelanggan Baru di Madura Sepanjang Semester I 2026