Badai Melissa Hantam Jamaika: Setengah Juta Penduduk Tanpa Listrik
Badai dahsyat Melissa menghantam Jamaika pada Selasa, 28 Oktober 2025, menyebabkan krisis listrik massal yang mempengaruhi lebih dari setengah juta penduduk. Badai kategori 5 ini mendarat di dekat kota New Hope dengan kecepatan angin mencapai 185 mph (295 km/jam), menurut laporan National Hurricane Center (NHC) AS.
Dampak Kerusakan Infrastruktur Vital
Badai Melissa mengakibatkan kerusakan parah pada infrastruktur publik, termasuk rumah sakit. Satu-satunya rumah sakit umum di St. Elizabeth kehilangan pasokan listrik dan mengalami kerusakan struktural yang serius. Pihak berwenang melaporkan kesulitan dalam menjangkau keluarga yang terdampar, termasuk tim penyelamat yang berhasil mengevakuasi kelompok dengan empat bayi.
Kondisi Darurat dan Evakuasi
Sekitar 15.000 warga Jamaika terpaksa mengungsi ke tempat penampungan sementara. Pemerintah telah mengeluarkan perintah evakuasi wajib untuk 28.000 orang, meskipun banyak warga yang enggan meninggalkan rumah mereka. Federasi Palang Merah Internasional memperkirakan hingga 1,5 juta orang di Jamaika terkena dampak langsung badai ini.
Badai Terkuat dalam Sejarah Jamaika
Melissa tercatat sebagai badai terkuat ketiga di Karibia setelah Wilma (2005) dan Gilbert (1988). Ahli meteorologi dari Organisasi Meteorologi Dunia menyebut kondisi ini sebagai "badai abad ini" untuk Jamaika, dengan gelombang badai mencapai ketinggian empat meter.
Krisis Iklim dan Dampak Jangka Panjang
Para ilmuwan mengaitkan intensifikasi badai ini dengan perubahan iklim yang memanaskan perairan Karibia. Bantuan pangan, peralatan darurat, dan dukungan untuk sektor pertanian menjadi prioritas utama, mengingat Melissa melintasi zona pertanian paling produktif di Jamaika.
Persiapan dan Respons Pemerintah
Pemerintah Jamaika telah mengalokasikan anggaran darurat sebesar USD 33 juta dan mengaktifkan ketentuan asuransi untuk menangani kerusakan. Badai Melissa kini bergerak menuju Kuba sebagai badai kategori 4 yang berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut di wilayah Karibia.
Artikel Terkait
Polres Pekalongan Kota Siagakan Personel 24 Jam di Jalur Pantura Jelang Puncak Mudik 2026
Rumah di Kuningan Barat Ludes Terbakar, Seluruh Penghuni Selamat
Polisi Bantu Warga Bogor Buka Pintu Mobil yang Terkunci Otomatis
Ketua Umum PKB Prihatin Atas Penangkapan Bupati Cilacap oleh KPK