Nvidia Borong Saham Nokia Rp16,5 Triliun: Langkah Gila Demi Kuasai AI & 6G

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 02:35 WIB
Nvidia Borong Saham Nokia Rp16,5 Triliun: Langkah Gila Demi Kuasai AI & 6G
Nvidia Jadi Investor Strategis Nokia: Akuisisi Saham Rp16,5 Triliun untuk AI & 6G

Nvidia Resmi Jadi Investor Strategis Nokia dengan Akuisisi Saham Rp16,5 Triliun

Perusahaan teknologi raksasa Amerika Serikat, Nvidia, secara resmi mengumumkan langkah strategisnya sebagai investor bagi Nokia. Kesepakatan senilai miliaran dolar ini bertujuan memperkuat posisi kedua perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI) dan infrastruktur data center.

Nvidia akan mengakuisisi sebanyak 2,9 persen saham Nokia dengan nilai investasi mencapai USD 1 miliar atau setara dengan Rp16,5 triliun. Pengumuman kolaborasi strategis ini langsung berdampak positif pada pasar, di mana harga saham Nokia melonjak hampir 21 persen, mendorongnya menuju level tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Fokus Kolaborasi Nvidia dan Nokia: AI dan Jaringan Masa Depan

Berdasarkan pernyataan resmi, Nokia dan Nvidia akan berkolaborasi dalam mengembangkan solusi AI yang mutakhir. Kerja sama ini juga membuka peluang pemanfaatan produk infrastruktur Nokia untuk mendukung data center Nvidia di masa depan. Langkah ini sangat relevan melihat proyeksi belanja modal infrastruktur data center yang diperkirakan melampaui USD 1,7 triliun pada 2030, didorong oleh ekspansi AI yang masif.

CEO Nvidia, Jensen Huang, menegaskan bahwa kemitraan ini akan memungkinkan Amerika Serikat memiliki data center yang didukung teknologi komunikasi 6G. "Terima kasih telah membantu membawa kembali teknologi komunikasi terbaik ke Amerika Serikat," ucap Huang.

Dampak Kerja Sama bagi Masa Depan Nokia

Di sisi lain, CEO Nokia, Justin Hotard, menyatakan kesiapan perusahaannya untuk menyediakan teknologi terbaik yang akan mempercepat kemampuan komputasi Nvidia. Hotard memperkirakan bahwa kolaborasi dan peralatan baru ini akan mulai berdampak signifikan pada pendapatan Nokia mulai tahun 2027.

Analis PP Foresight, Paolo Pescatore, menyebut investasi ini sebagai dukungan kuat terhadap kemampuan Nokia. Dia menambahkan bahwa jaringan generasi berikutnya, seperti 6G, akan memainkan peran penting dalam menghadirkan pengalaman baru yang didukung oleh AI.

Pasca pengumuman ini, saham Nokia ditutup menguat 20,86 persen pada level 6,59 euro, level tertinggi sejak akhir Januari 2016. Kesepakatan ini sekaligus menempatkan Nvidia sebagai pemegang saham terbesar kedua di Nokia.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar