Trump: China Setuju Pasok Logam Tanah Jarang ke AS Minimal 1 Tahun
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan penting dengan China mengenai pasokan logam tanah jarang. Dalam pernyataannya, Trump menyatakan China setuju untuk memasok logam strategis ini ke Amerika Serikat setidaknya untuk jangka waktu satu tahun ke depan.
Hasil Pertemuan Trump dan Xi Jinping di Korea Selatan
Pengumuman ini disampaikan Trump usai pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan. Trump menyampaikan keyakinannya bahwa kesepakatan tanah jarang ini akan diperpanjang setelah periode satu tahun berakhir, meskipun delegasi China belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai hasil pertemuan tersebut.
Pernyataan Trump Mengenai Penyelesaian Isu Logam Tanah Jarang
"Semua isu logam tanah jarang telah diselesaikan. Hambatan itu kini telah hilang, tidak ada hambatan sama sekali untuk logam tanah jarang," tegas Trump kepada wartawan di Air Force One setelah pertemuan bersejarah tersebut.
Pentingnya Logam Tanah Jarang bagi Industri Teknologi
Logam tanah jarang merupakan komponen kritis untuk berbagai produk teknologi tinggi, termasuk komputer, kendaraan listrik, dan sistem persenjataan modern. China selama ini dikenal sebagai produsen utama dan pemasok dominan logam strategis ini di pasar global.
Latar Belakang Ketegangan Perdagangan AS-China
Kesepakatan ini muncul di tengah memanasnya perang dagang antara kedua negara, setelah China sebelumnya mengancam akan memperketat pembatasan ekspor logam tanah jarang sebagai balasan atas tindakan ekonomi Amerika Serikat. Ancaman pembatasan ekspor ini sempat memicu kekhawatiran dalam industri teknologi global.
Kebijakan Tarif Trump Terhadap China
Sebelum pertemuan ini, Trump telah mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 100 persen untuk produk China. Namun setelah pertemuan dengan Xi, Trump mengumumkan penurunan tarif untuk China menjadi 47 persen, turun 10 persen dari level sebelumnya.
Pertemuan ini menandai pertemuan pertama antara kedua pemimpin sejak Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Usai pertemuan, Trump langsung kembali ke Washington untuk melanjutkan agenda pemerintahannya.
Artikel Terkait
Nissan Fairlady Z Resmi Debut di Indonesia pada GIIAS 2026, Hadirkan Mesin V6 Twin-Turbo 400 HP
KPK Bawa Enam Orang Hasil OTT Pemalang ke Jakarta, Termasuk Istri Bupati dan Uang Rp2 Miliar
Progres Sekolah Rakyat Jepara Capai 90 Persen, MPLS Terpaksa Diundur ke 20 Agustus 2026
Polda Jambi Tetapkan Enam Tersangka, Termasuk Lima Polisi, dalam Kasus Penganiayaan Brigadir EWS