Langkah Menteri Keuangan Purbaya Usik Kenyamanan Oligarki, Ini Kata Pengamat
Kehadiran Menteri Keuangan Purbaya disebut mulai mengusik kenyamanan oligarki yang selama ini menjadi penopang struktur kekuasaan di Indonesia. Langkah-langkah yang diambilnya dinilai telah menyentuh akar kepentingan elite yang lama menikmati privilege dalam sistem yang korup.
Pengamat politik Gde Siriana Yusuf memberikan analisisnya. Menurutnya, kebijakan Menteri Keuangan Purbaya tidak hanya sebatas penataan anggaran, tetapi sudah masuk ke ranah politik yang mengganggu kepentingan sistem korup yang telah berjalan lama.
"Menteri Keuangan Purbaya ini kan yang dibicarakan persoalan anggaran, persoalan kebijakan, tapi sarat muatan politik manakala dia menyentuh kepentingan-kepentingan dari satu sistem yang sudah berjalan cukup lama sebagai sistem yang korup," ujar Siriana dalam channel YouTube Forum Keadilan TV, Minggu, 16 November 2025.
Struktur Kekuasaan Oligarki Hibrida
Siriana menjelaskan bahwa sejak era pemerintahan Jokowi, kekuasaan bertumpu pada oligarki hibrida. Struktur ini merupakan kombinasi dari modal birokrasi, partai politik, dan aparat, khususnya kepolisian. Konfigurasi inilah yang menciptakan zona nyaman bagi para elite.
"Budaya korupsi sudah sedemikian luas sampai mengakar," tegasnya. Kenyamanan inilah yang kini terusik oleh berbagai gebrakan yang dilakukan oleh Menteri Purbaya.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Purbaya Tak Bisa Tidur: APBN 2025 Diprediksi Defisit 2,7-2,8%
Iwakum Kecam Teror pada Konten Kreator & Aktivis: Bentuk Pembungkaman Kritik yang Mengancam Demokrasi
Mahfud MD: Masyarakat Rindu Polisi Rakyat, Formulasi Reformasi Polri Ditarget Rampung Akhir Januari
Partai Demokrat Bantah SBY Dalang Isu Ijazah Palsu Jokowi: Klarifikasi Lengkap