Alfarisi Meninggal di Rutan Medaeng Usai Ditangkap Demo Grahadi Surabaya
PARADAPOS.COM - Alfarisi bin Rikosen (21), pemuda yang ditangkap dalam aksi demonstrasi di Gedung Grahadi Surabaya pada Agustus lalu, dilaporkan meninggal dunia di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Medaeng, Surabaya, pada Selasa (30/12).
Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya, Fatkhul Khoir, mengonfirmasi kabar duka tersebut. "Informasi terkait meninggalnya Alfarisi diterima KontraS Surabaya dari pihak keluarga pada pukul 08.30 WIB," ujarnya melalui unggahan di Instagram @kontras_surabaya, Rabu (31/12).
KontraS Soroti Buruknya Kondisi Penahanan di Indonesia
Fatkhul Khoir menegaskan bahwa kematian Alfarisi di dalam tahanan memperlihatkan kondisi penahanan yang buruk di Indonesia. Menurutnya, ini adalah bukti kegagalan negara dalam memenuhi kewajiban melindungi hak atas hidup dan menjamin perlakuan yang manusiawi.
Artikel Terkait
Video Syur 4 Wanita Bersaudara Viral: Fakta atau Clickbait Berbahaya?
Ramalan Hard Gumay 2026: Kematian Artis, Skandal, hingga 4 Perceraian Heboh
Ramalan Roy Kiyoshi 2026: Prediksi Banjir Besar Seperti Kiamat Kecil
Crypto Presale 2024: Fokus Utilitas Nyata Menggantikan Hype, Ini Alasannya