"Paling tidak bagi generasi baby boomers yang sudah umur ini, bersabar. Coba memahami kritik-kritik apa yang dipersoalkan oleh generasi milenial terhadap masalah bangsa," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perbedaan gaya komunikasi antar generasi adalah hal yang alamiah. Generasi muda, menurutnya, memiliki cara tersendiri dalam menyampaikan pertanyaan kritis tentang masa depan Indonesia.
Imbauan untuk Tidak "Baper" dan Langsung Melaporkan ke Hukum
Tifatul Sembiring mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tersinggung dan terburu-buru membawa setiap perbedaan pendapat ke ranah hukum. Ia menekankan pentingnya ruang dialog yang lebih sehat.
"Jadi nggak usah baperan, aduin ke polisi dan sebagainya. Akhirnya toh nggak diaku. Dikit-dikit penistaan, dikit-dikit penistaan. Nggak usah baperan lah," pungkas politikus senior PKS tersebut.
Pernyataan Tifatul ini muncul menyusul laporan sejumlah pihak terhadap Pandji Pragiwaksono yang menilai materi komedinya dinilai menimbulkan kegaduhan dan mengandung unsur tertentu.
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik SP3 Eggi Sudjana & Damai Lubis: Restorative Justice Jokowi atau Abuse of Power?
Menhan Sjafrie Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Termasuk Sabrang Letto dan Anak Hotman Paris
Kurnia Tri Royani Nangis Dikhianati Eggi Sudjana Soal Kasus Ijazah Jokowi: Kronologi & Reaksi Lengkap
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Eggi Sudjana Bebas, Ini Kronologi Lengkapnya