Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Geng Solo Oligarki Parcok Ditarget
Aktivis sekaligus mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, mengungkap isi pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan yang berlangsung hampir empat jam di Kertanegara itu membahas agenda besar pengembalian kedaulatan negara dari cengkeraman oligarki.
Pertemuan Empat Jam Bahas Kedaulatan Rakyat
Said Didu menyatakan dirinya datang dengan mandat moral untuk menyampaikan rencana pembentukan gerakan di luar pemerintahan. Tujuannya adalah merebut kembali kedaulatan rakyat yang dirampas oligarki.
"Saya kaget, Presiden langsung menyatakan bahwa keresahan itu juga dirasakan di dalam," ujar Said Didu dalam pernyataannya di kanal YouTube YouTuber Pejuang.
DPR Disebut Sebagai "Mall Pedagang Kedaulatan"
Said Didu secara terbuka menyebut aktor-aktor yang dianggapnya sebagai "pedagang kedaulatan". Menurutnya, pedagang terbesar berada di partai politik dan DPR, disusul kelompok yang disebut Parcok dan Parjo.
"Gedung DPR itu bukan lagi rumah rakyat. Itu mall pedagang kedaulatan. Dagangannya satu: kedaulatan bangsa," tegasnya.
Artikel Terkait
Strategi Politik Jokowi: Dukungan ke PSI Kaesang & Proyeksi Gibran di Pilpres 2029-2034
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim atau Kondisi Kesehatan?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno: Pertemuan Malam Hari di Kertanegara Diungkap
Gatot Nurmantyo Kritik Kapolri: Analisis Hukum Dampaknya bagi Institusi Polri