PARADAPOS.COM -Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim harus bertanggung jawab atas banyaknya guru terjerat pinjaman online (pinjol).
Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, guru dalam tradisi Jawa merupakan akronim dari "digugu lan ditiru" atau orang yang dipercaya dan diikuti.
"Namun saat ini guru banyak terjerat pinjol karena beberapa faktor, yaitu gaji kecil, gaya hidup dan kurang pengetahuan soal pinjol," kata Hari kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/5).
Apalagi, kata Hari, sebanyak 43 persen guru terjebak pinjol. Untuk itu, hal tersebut harus menjadi perhatian khusus pemerintah.
Artikel Terkait
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketua Umum PDIP Resmikan Think Tank di HUT ke-53 Partai