"Semoga ada pesawat juga ditulis JKW, ya miliknya Pak Jokowi lagi," katanya sambil tertawa.
"Banyak kok tulisan di truk, saya lihat ada di bus juga ada, biasa saja, tapi jangan dibelokkan, jangan dipelintir, enggak baik," tegas Jokowi.
Terkait isu aktivitas penambangan nikel di Raja Ampat yang dikaitkan pencemaran lingkungan, Jokowi menegaskan, proses perizinannya adalah kewenangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
"(Izin perpanjangan) Ada di kementerian, itu masalah teknis dan sudah diberikan izin sejak lama," kata Jokowi.
Ia akan meninjau lebih lanjut jika benar terdapat kerusakan lingkungan akibat aktivitas penambangan tersebut.
"Saya belum lihat, belum tahu lapangannya, tapi kalau mengganggu lingkungan, kalau perlu di-stop, ya stop dan kalau perlu dicabut, ya dicabut," tegas Jokowi.
Sumber: Tribun
Artikel Terkait
Pertemuan Prabowo dengan Abraham Samad & Tokoh Nasional: Istana Bukan Oposisi, Tapi Diskusi Bangsa
Said Didu Ungkap Prabowo Sepakat Rebut Kedaulatan dari Oligarki, Target Geng Solo
Strategi Politik Jokowi: Dukungan ke PSI Kaesang & Proyeksi Gibran di Pilpres 2029-2034
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim atau Kondisi Kesehatan?