Segar Kumala (BUAH) Bagikan Dividen Interim Rp 25 Miliar: Simak Jadwalnya
PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) akan membagikan dividen interim untuk pertama kalinya sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham. Pencairan dividen ini dijadwalkan pada akhir November 2025.
Direktur Utama BUAH, Renny Lauren, mengumumkan alokasi dana dividen yang disiapkan manajemen mencapai Rp25 miliar. Dividen tersebut akan dibagikan untuk 2 miliar saham yang beredar.
"Direksi perseroan memutuskan untuk menyetujui pembayaran dividen interim untuk tahun buku 2025 sebesar Rp12,5 untuk setiap saham," jelas Renny melalui Keputusan Sirkuler Direksi, Rabu (29/10/2025).
Keputusan pembagian dividen interim ini telah mendapat persetujuan penuh dari seluruh anggota Dewan Direksi dan juga disetujui oleh Dewan Komisaris perusahaan. Dasar perhitungan pembagian dividen ini adalah laporan keuangan kuartal III-2025, di mana BUAH membukukan laba bersih sebesar Rp49,35 miliar.
Pembagian dividen interim ini menandai yang pertama kalinya bagi perseroan, yang biasanya baru menetapkan dividen final pada tahun berikutnya. Sebagai perbandingan, untuk tahun buku 2024, BUAH membagikan dividen final sebesar Rp21 per saham, sementara pada tahun buku sebelumnya dividen final yang dibagikan mencapai Rp23 per saham.
Hingga penutupan perdagangan sesi I, harga saham BUAH mengalami kenaikan tipis 0,7 persen ke level Rp735 per saham. Dengan harga tersebut, indikasi dividend yield dari dividen interim ini diperkirakan sekitar 1,7 persen.
Jadwal Lengkap Dividen Interim BUAH
Berikut adalah jadwal penting pencairan dividen interim BUAH yang diumumkan hari ini:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 6 November 2025
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi: 7 November 2025
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 10 November 2025
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 11 November 2025
- Pembayaran Dividen: 28 November 2025
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat