"Diletakkan lagi (koper-kopernya). Alasannya belum datang komandannya," jelas Mangapul Sirait mengenai alasan yang diberikan pihak kepolisian.
Kejadian tidak berhenti di situ. Koper-koper berisi narkoba itu kembali dibawa pergi, namun belakangan dikembalikan lagi ke lokasi semula. "Koper jadi bolak-balik," ujarnya.
Pola penanganan barang bukti narkoba yang tidak biasa ini menimbulkan kecurigaan. "Keluarga sudah curiga. Kok bolak-balik koper dibawa," sambung Mangapul Sirait.
Sebelumnya, keempat koper yang awalnya diklaim berisi pakaian kotor tersebut diambil Tatang dari rumah kakak iparnya yang berinisial US.
Artikel Terkait
KPK Gelar OTT di Jakarta & Banjarmasin: Dua Kasus Korupsi Ditangani Bersamaan
Analisis Penampilan Energik Jokowi di PSI: Kontras Alasan Kesehatan & Tradisi Hukum Mantan Presiden
Polisi Gerebek Markas Judi Online Jaringan Kamboja di Palembang, 2 Pelaku Diamankan
APH Ditantang Periksa Jokowi: Kasus Korupsi Minyak Pertamina & Kuota Haji 2024