AS Tiru Drone Shahed-136 Iran? Klaim Superioritas Teknologi dan Kemandirian Rudal
Amerika Serikat dituding telah 'menyontek' desain drone tempur milik Iran, Shahed-136. Klaim ini disampaikan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Iran yang menyebut replikasi tersebut sebagai bentuk pengakuan atas keunggulan teknologi pesawat tanpa awak Teheran.
“Tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada melihat mereka yang mengklaim sebagai kekuatan global berlutut di hadapan Shahed-136 Iran dan mencoba menirunya,” ujar Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, Wakil Bidang Kebudayaan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran.
Pernyataan itu disampaikan dalam kunjungannya ke pameran kedirgantaraan IRGC, Selasa. Shekarchi menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran, khususnya Angkatan Udara IRGC, merupakan "duri dalam daging sistem hegemoni global".
Klaim Kemenangan atas Musuh dan Persiapan Militer
Mengutip konflik 12 hari dengan Israel pada Juni lalu, Shekarchi menyatakan bahwa musuh dapat dikalahkan meski didukung sistem pertahanan canggih dan AS. Ia mengklaim Iran telah memperbaiki kekurangan dan kini berada dalam posisi kesiapan yang jauh lebih kuat.
Klaim peniruan drone ini menguat setelah laporan The Wall Street Journal pekan lalu yang menyebut Pentagon mengerahkan drone replika Shahed-136 ke kawasan Timur Tengah.
Kemandirian Industri Rudal Iran
Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Iran mengklaim telah mencapai kemandirian signifikan dalam industri rudal. Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Reza Talaei-Nik, menegaskan sanksi internasional tidak lagi berdampak besar pada kemampuan pertahanan negara itu.
“Sanksi tidak akan memengaruhi pertumbuhan teknologi kekuatan rudal Iran karena ketergantungan industri rudal pada negara asing telah diminimalkan berkat teknologi yang sepenuhnya diindigenisasi,” kata Talaei-Nik seperti dikutip kantor berita Mehr.
Proses kemandirian tersebut, ditegaskannya, dicapai melalui pengembangan teknologi lokal selama bertahun-tahun dan penguatan kapasitas produksi dalam negeri untuk sistem pertahanan strategis.
Artikel Terkait
Putri Bajrakitiyabha dari Thailand Tutup Usia Setelah Tiga Tahun Lebih dalam Koma
Iran Tutup Selat Hormuz dan Klaim Serang Fasilitas Militer AS, Harga Minyak Melonjak
IPO SpaceX Dorong Elon Musk Menuju Status Triliuner Pertama di Dunia
Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu, Ancam Targetkan Kapal yang Melintas