AS Tiru Drone Shahed-136 Iran? Analisis Klaim Superioritas Teknologi & Kemandirian Rudal

- Rabu, 10 Desember 2025 | 16:25 WIB
AS Tiru Drone Shahed-136 Iran? Analisis Klaim Superioritas Teknologi & Kemandirian Rudal
AS Tiru Drone Shahed-136 Iran? Klaim Superioritas Teknologi dan Kemandirian Rudal - Analisis

AS Tiru Drone Shahed-136 Iran? Klaim Superioritas Teknologi dan Kemandirian Rudal

Ilustrasi drone militer Iran. Sumber: Gambar terkait drone Shahed-136.

Amerika Serikat dituding telah 'menyontek' desain drone tempur milik Iran, Shahed-136. Klaim ini disampaikan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Iran yang menyebut replikasi tersebut sebagai bentuk pengakuan atas keunggulan teknologi pesawat tanpa awak Teheran.

“Tidak ada kehormatan yang lebih besar daripada melihat mereka yang mengklaim sebagai kekuatan global berlutut di hadapan Shahed-136 Iran dan mencoba menirunya,” ujar Brigadir Jenderal Abolfazl Shekarchi, Wakil Bidang Kebudayaan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran.

Pernyataan itu disampaikan dalam kunjungannya ke pameran kedirgantaraan IRGC, Selasa. Shekarchi menambahkan bahwa angkatan bersenjata Iran, khususnya Angkatan Udara IRGC, merupakan "duri dalam daging sistem hegemoni global".

Klaim Kemenangan atas Musuh dan Persiapan Militer

Mengutip konflik 12 hari dengan Israel pada Juni lalu, Shekarchi menyatakan bahwa musuh dapat dikalahkan meski didukung sistem pertahanan canggih dan AS. Ia mengklaim Iran telah memperbaiki kekurangan dan kini berada dalam posisi kesiapan yang jauh lebih kuat.

Klaim peniruan drone ini menguat setelah laporan The Wall Street Journal pekan lalu yang menyebut Pentagon mengerahkan drone replika Shahed-136 ke kawasan Timur Tengah.

Kemandirian Industri Rudal Iran

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Iran mengklaim telah mencapai kemandirian signifikan dalam industri rudal. Juru Bicara Kementerian Pertahanan, Reza Talaei-Nik, menegaskan sanksi internasional tidak lagi berdampak besar pada kemampuan pertahanan negara itu.

“Sanksi tidak akan memengaruhi pertumbuhan teknologi kekuatan rudal Iran karena ketergantungan industri rudal pada negara asing telah diminimalkan berkat teknologi yang sepenuhnya diindigenisasi,” kata Talaei-Nik seperti dikutip kantor berita Mehr.

Proses kemandirian tersebut, ditegaskannya, dicapai melalui pengembangan teknologi lokal selama bertahun-tahun dan penguatan kapasitas produksi dalam negeri untuk sistem pertahanan strategis.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar