Trump Klaim Angkatan Laut dan Udara Iran Hancur dalam Operasi Militer AS

- Rabu, 20 Mei 2026 | 03:25 WIB
Trump Klaim Angkatan Laut dan Udara Iran Hancur dalam Operasi Militer AS
PARADAPOS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengklaim bahwa kekuatan militer Iran telah dihancurkan dalam serangan terbaru yang dilancarkan oleh Washington. Dalam pernyataannya, Trump menyebut Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran telah “lenyap” akibat operasi militer AS yang diberi nama Epic Fury. Klaim ini disampaikan langsung di hadapan wartawan di Gedung Putih pada Rabu (20/5/2026), menandai eskalasi retorika tertinggi sejak konflik kedua negara memanas.

Trump: AL dan AU Iran “Lenyap”

Trump menegaskan bahwa operasi militer terhadap Iran berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Ia mengklaim tidak hanya armada laut dan udara Iran yang menjadi sasaran, tetapi juga sistem pertahanan udara serta berbagai perlengkapan militer utama negara tersebut. “Militer kita adalah yang terhebat di dunia… Kita telah menghancurkan Angkatan Laut mereka. Angkatan Udara mereka juga telah lenyap,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip dari Anadolu.

Tekanan terhadap Teheran

Lebih jauh, Trump menyebut bahwa Iran saat ini berada dalam tekanan besar. Menurutnya, Teheran disebut ingin segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri konflik. “Kita akan mengakhiri perang itu dengan sangat cepat. Mereka sangat ingin membuat kesepakatan, mereka sudah lelah dengan ini,” ujarnya. Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa operasi Epic Fury telah menargetkan sejumlah instalasi militer strategis Iran sejak beberapa hari terakhir. Meski demikian, belum ada konfirmasi independen mengenai tingkat kerusakan yang diderita oleh militer Iran.

Isu Nuklir sebagai Alasan Utama

Trump kembali menegaskan bahwa AS tidak akan membiarkan Iran mengembangkan senjata nuklir dalam kondisi apa pun. Program nuklir Iran, menurutnya, tetap menjadi alasan utama di balik operasi militer tersebut. “Kita tidak akan bisa menoleransi itu,” ujarnya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Washington masih menjadikan isu proliferasi nuklir sebagai justifikasi utama atas tindakan militernya, meskipun klaim mengenai keberhasilan penghancuran kekuatan militer Iran masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh sumber-sumber independen di lapangan.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler