Banjir Jakarta 2025: Problem Kronis di Era Pemerintahan Pramono Anung
Jakarta kembali mengalami kelumpuhan akibat banjir saat hujan deras melanda. Genangan air muncul di berbagai lokasi, mulai dari pemukiman padat hingga jalan protokol ibu kota. Fenomena banjir tahunan ini terus berulang tanpa solusi permanen.
Aktivis Cinta Jakarta, Taufik Tope Rendusara, menyoroti kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pimpinan Gubernur Pramono Anung. Dalam pernyataannya pada Senin, 3 November 2025, Taufik menyatakan janji perubahan dari pemimpin baru justru tenggelam bersama genangan air yang tak kunjung surut.
Kegagalan Implementasi Normalisasi dan Naturalisasi Sungai
Padahal sejak awal masa jabatannya, Pramono Anung telah berkomitmen menerapkan pendekatan terpadu melalui program normalisasi dan naturalisasi sungai. Namun realitas di lapangan menunjukkan kebijakan yang berjalan setengah hati.
Beberapa masalah utama yang teridentifikasi meliputi:
Artikel Terkait
Hary Tanoe dalam Berkas Epstein: Fakta Beli Rumah Trump dan Isu CIA Indonesia
Ressa Rizky Rosano Menikah di Usia 17 Tahun? Fakta & Klarifikasi Denada Terbaru
PPATK Bongkar Ekspor Emas Ilegal Rp155 Triliun, Devisa Negara Bocor
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang, Ini Pasal dan Jadwal Pemeriksaan