"Kami dari Partai Perindo mengusulkan agar parliamentary threshold diturunkan menjadi 1. Kami sudah membangun komunikasi dengan partai-partai non-parlemen untuk memperjuangkan hal ini," jelas Ferry.
Masukan untuk RUU Pemilu
Partai Perindo berharap dapat memberikan masukan kepada pembuat kebijakan dalam penyusunan RUU Pemilu mendatang. Ferry menekankan bahwa demokrasi harus berjalan secara adil dan setara.
"Kita ingin semua rakyat terwakili, jangan sampai terjadi ketimpangan seperti pada Pemilu 2024 lalu," tegasnya.
Dukungan dari Partai Lain
Wakil Presiden Partai Buruh, Agus Supriyadi, menyatakan dukungan dengan menilai ambang batas parlemen seharusnya dihapus sama sekali.
"Kalau bisa, 0, bukan 1," ujarnya. Namun bila penghapusan tidak dimungkinkan, Agus mengusulkan penerapan ambang batas parlemen per daerah pemilihan (dapil), bukan secara nasional.
Artikel Terkait
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta (Euro) ke Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Noel Ebenezer
Dokumen Epstein: Kaitan Hary Tanoe, Trump, dan Misteri Indonesian CIA Terungkap
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Wajib Sertifikat
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024: IDCloudHost, OVHcloud, Hetzner, dll.