Setelah buaya dinyatakan mati, tim dari Damkar Inhil berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Kawasan Pesisir dan Laut Kementerian KP di Padang serta BKSDA Riau untuk melakukan nekropsi atau pembedahan. Hasilnya sangat mengejutkan dan memprihatinkan. Di dalam perut buaya raksasa ini ditemukan berbagai macam sampah, termasuk:
- Sampah plastik
- Pecahan kaca (diduga dari tabung televisi)
- Pisau dapur
Penemuan ini disampaikan langsung oleh Kepala Damkar Inhil, Junaidi Ismail, yang menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut.
Nasakhir Jasad Buaya Raksasa
Usai proses pemeriksaan dan pembedahan selesai, jasad buaya raksasa tersebut dibungkus dan dikirim menggunakan kontainer ke Jakarta untuk proses pengawetan. Peristiwa ini menjadi perhatian luas tidak hanya karena ukuran buayanya yang sangat besar, tetapi juga karena kandungan mengejutkan di dalam perutnya.
Peringatan untuk Masyarakat
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada ketika beraktivitas di sekitar sungai dan kawasan pesisir. Maraknya kemunculan buaya di wilayah Indragiri Hilir menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan.
Artikel Terkait
Anak Bunuh Ayah Kandung di Bulukumba Gara-gara Janji Motor Tak Ditepati: Kronologi & Motif
Video Viral Teh Pucuk Harum 1 Menit 50 Detik: Fakta & Bahaya Link Palsu
Video Viral 7 Menit Kasir Indomaret: Fakta, Kronologi & Bahaya Link Palsu
Gempa M 7.1 Guncang Talaud Sulut: Dampak, Lokasi, dan Imbauan BNPB