Meski lokasi kejadian tidak dijelaskan detail, pelat nomor kendaraan dengan huruf awal "BK" mengindikasikan insiden ini terjadi di wilayah Sumatera Utara. Hal ini memicu pertanyaan warganet tentang bagaimana praktik pungutan liar seperti ini bisa terjadi di tengah situasi darurat banjir.
Warganet Geram: "Mencari Kesempatan dalam Kesempitan"
Respons warganet di media sosial sangat keras. Banyak yang mengecam tindakan oknum tidak bertanggung jawab yang dianggap "mencari kesempatan dalam kesempitan". Pungutan dengan nominal tidak wajar ini dinilai sebagai pungutan liar yang memanfaatkan kesulitan warga saat bencana.
Desakan untuk pihak berwenang turun tangan pun menguat. Warganet menilai oknum seperti ini tidak boleh dibiarkan karena justru menambah beban masyarakat yang sedang tertimpa musibah banjir.
Video Viral Picu Debat dan Tuntutan Kejelasan
Video ini terus menyebar di berbagai platform sosial media dan memicu perdebatan luas. Banyak warganet menuntut kejelasan lokasi dan identitas pelaku agar dapat dilakukan tindakan tegas. Sementara itu, pesan untuk masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran parkir dadakan saat bencana juga diserukan.
Artikel Terkait
Kronologi Lengkap Kasus Pengeroyokan Guru di SMK Jambi: Saling Lapor & Mediasi Buntu
SnapTik Aman? Review Lengkap & 6 Tips Download Video TikTok Tanpa Watermark 2024
5 Syarat SP3 Eggi Sudjana Terbit: Alasan Restorative Justice Menurut Kuasa Hukum
Prediksi Gaji Sri Mulyani di Gates Foundation: Tugas, Tanggung Jawab & Besaran Honorarium