PTSD atau Post-Traumatic Stress Disorder adalah gangguan stres pascatrauma yang dipicu peristiwa menyakitkan. Enrico menggambarkan Denada terlihat sedih, marah, dan enggan membahasnya, seolah ada luka hati yang sangat dalam.
Pertanyaan Besar: Di Mana Pria yang Bertanggung Jawab?
Enrico merasa kecewa karena fokus serangan justru ke Denada, bukan kepada ayah kandung Ressa. "Ini yang menjadi kekecewaan saya yang luar biasa adalah, kalau di dalam podcast itu tante tahu siapa bapaknya, kenapa yang tante serang adalah malah keponakan sendiri," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa yang seharusnya disoroti dan dimintai pertanggungjawaban adalah ayah kandung tersebut. "Dia lah yang harusnya memberikan nafkah utama... dia yang harusnya bertanggung jawab."
Pentingnya Melindungi Korban
Enrico berpendapat bahwa seorang perempuan yang telah tersakiti seharusnya mendapat perlindungan dari keluarga. "Logisnya kalau terjadi seperti itu terhadap keluarga perempuan, maka semuanya harus melindungi," katanya.
Ia menyayangkan komentar masyarakat yang justru menyudutkan Denada sebagai seorang single mom. "Seharusnya ada ibu berempati yang merawat anaknya, apapun kesalahan dia di belakang."
Seperti diketahui, Denada telah mengakui bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya. Ia menjelaskan alasannya membuang anaknya karena kondisi psikis yang terguncang kala itu. Hingga kini, identitas ayah kandung Ressa masih menjadi misteri yang diselimuti trauma mendalam bagi Denada.
Artikel Terkait
Profil Roestriana Adrianti: Mantan Istri Riza Chalid, Eks Bos KidZania & Latar Belakang Keluarga
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files Ungkap Fakta Pandemi
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Spesifikasi, dan Respons Resmi
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Tulus atau Gimmick?