GovTech itu akan menyatukan semua aplikasi yang ada di semua instansi pemerintah.
GovTech yang akan diluncurkan nantinya diharapkan bisa memaksimalkan efisiensi anggaran dan mengurangi potensi korupsi.
"Presiden 17 Agustus (2025) ingin meresmikan atau launching nanti program Government Technology.
Ini yang akan nanti menyatukan semua aplikasi yang ada di kementerian dan lembaga. Sehingga, dengan demikian, akan terjadi efisiensi dan juga pengurangan korupsi," ungkap Luhut.
Ia memperhitungkan nantinya keberadaan GovTech bisa menghemat anggaran sampai Rp 100 triliun.
Secara jangka panjang, diperkirakan penghematan bisa terus bertambah.
Sumber: Kompas
Artikel Terkait
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Girik, Letter C, Petuk Wajib Sertifikat
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024: IDCloudHost, OVHcloud, Hetzner, dll.
Siapa Ayah Kandung Ressa Rossano? Denada Akui Anak, Adjie Pangestu Bantah
Prilly Latuconsina Kerja Jadi Sales di Summarecon Mall Bekasi, Ini Kisahnya