Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal menanggapi kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang memberikan abolisi terhadap mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong.
Dino menilai pemberian abolisi tersebut membuktikan bahwa Presiden Prabowo tidak berada di bawah bayang-bayang Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
"Ini nafas segar utk keadilan di NKRI & bukti nyata bhw Bapak tidak berada dibawah bayang2 @jokowi," tulis Dino di X, seperti dikutip pada Minggu 3 Agustus 2025.
Dino turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas keputusan bijak memberikan abolisi untuk Tom Lembong.
Di sisi lain, kata Dino, pemberian abolisi ini menjadi momentum Kejaksaan untuk melakukan pembenahan secara internal.
"Politisasi instrumen2 hukum harus dihapuskan dlm era Prabowo," pungkas Dino.
Pemberian abolisi Tom Lembong ini diawali dengan dikirimkannya Surat Presiden (Surpres) Nomor R43/Pres/30 Juli 2025 kepada DPR RI. Setelah melalui pembahasan, DPR menyetujui permintaan pertimbangan tersebut.
Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta telah memvonis Tom Lembong dengan hukuman 4,5 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider enam bulan kurungan.
Namun, hakim menyatakan bahwa Tom tidak menikmati hasil korupsi dalam kasus impor gula tahun 2015-2016 saat ia menjabat.
Sumber: rmol
Foto: Kolase Prabowo Subianto, Joko Widodo dan Tom Lembong/Net
Artikel Terkait
Menkop Klarifikasi Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes adalah Kipas Industri Rp11,4 Juta per Unit
Benny Djannah, Tangan Kanan Hotman Paris Selama 20 Tahun, Dituduh Makelar Kasus oleh Putra Sang Pengacara
Putra Hotman Paris Kecam Ayahnya yang Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus, Sebut Pembelaan ke Rakyat Kecil Hanya Strategi Marketing
Hotman Paris Bela Febrie Adriansyah tanpa Bayaran, Sebut Capaian Jampidsus Kembalikan Rp430 Triliun ke Negara