Banjir Bandang di Vietnam Utara Tewaskan Empat Orang, Empat Lainnya Hilang

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:00 WIB
Banjir Bandang di Vietnam Utara Tewaskan Empat Orang, Empat Lainnya Hilang
PARADAPOS.COM - Banjir bandang yang dipicu hujan deras melanda Desa Muong Than, sebuah permukiman pegunungan di Provinsi Lai Chau, Vietnam utara, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Peristiwa ini menewaskan sedikitnya empat orang, melukai tujuh lainnya, dan menyebabkan empat warga dilaporkan masih hilang. Bencana tersebut juga menghancurkan belasan rumah serta mengancam hampir seratus bangunan lainnya akibat tanah longsor susulan.

Dampak di Lapangan: Rumah Hancur dan Warga Terjebak

Berdasarkan laporan dari kantor berita pemerintah Vietnam News Agency, banjir bandang tersebut menghancurkan sedikitnya 13 rumah di Desa Muong Than. Tidak hanya itu, hampir 100 rumah lainnya di wilayah terdampak masih berada dalam ancaman longsor yang sewaktu-waktu bisa terjadi. Rekaman yang disiarkan oleh Vietnam News Agency memperlihatkan suasana mencekam di lokasi kejadian. Tim penyelamat terlihat berjuang keras menjangkau warga yang terjebak di antara puing-puing bangunan. Sejumlah rumah mengalami kerusakan parah, sementara bebatuan besar berserakan di kawasan permukiman, menyulitkan akses evakuasi.

Kerusakan Infrastruktur dan Lahan Pertanian

Hujan deras yang menjadi pemicu utama bencana ini tidak hanya merenggut korban jiwa, tetapi juga menyebabkan kerusakan signifikan pada sektor penunjang kehidupan warga. Lahan pertanian di sekitar desa terendam dan rusak, mengancam mata pencaharian penduduk setempat. Selain itu, infrastruktur transportasi seperti jalan desa dan jembatan kecil dilaporkan terputus. Fasilitas kelistrikan di wilayah tersebut juga mengalami gangguan, membuat proses koordinasi penyelamatan dan evakuasi semakin berat. “Tim penyelamat berupaya menjangkau warga yang terjebak, sementara sejumlah rumah mengalami kerusakan parah dan bebatuan besar berserakan di kawasan permukiman,” ungkap laporan dari Vietnam News Agency.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar