PARADAPOS.COM - Kompetisi Soyalympic 2026 resmi digelar di Jakarta dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional. Acara ini dirancang untuk membuktikan bahwa anak-anak dengan sensitivitas atau alergi terhadap susu sapi tetap bisa tumbuh dan berprestasi, dengan mengusung metode unik bernama Brain Gym. Lebih dari 3.000 peserta telah berhasil dijaring melalui babak penyisihan di Jakarta dan Bandung sejak 27 Juni hingga 12 Juli 2026, dan 12 finalis terbaik akan bertanding memperebutkan hadiah tabungan pendidikan pada puncak acara di Jakarta, 26 Juli 2026.
Menggabungkan Gerak Fisik dan Stimulasi Otak
Dalam kompetisi ini, anak-anak diajak melewati rintangan fisik sambil menyelesaikan soal numerik dan linguistik secara cepat. Metode Brain Gym menjadi inti dari tantangan tersebut, yang diharapkan mampu membantu anak mengembangkan potensi terbaiknya sejak dini melalui stimulasi yang aktif sekaligus menyenangkan.
"Lewat kompetisi Brain Gym di Soyalympic, kami ingin memperlihatkan secara langsung bahwa anak yang tidak cocok susu sapi pun bisa tumbuh optimal, memiliki koordinasi tubuh yang baik, cerdas, dan tangkas jika diberikan dukungan nutrisi yang tepat," ujar Senior Brand Manager IFFO & Specialties, Fitria Dewi Astari, di Jakarta, Jumat, 17 Juli 2026.
Fitria menambahkan bahwa pendekatan ini lahir dari pemahaman bahwa proses belajar tidak melulu terjadi di dalam kelas. Gerakan aktif, kecepatan berpikir, dan keberanian untuk mencoba menjadi elemen penting dalam tumbuh kembang anak.
"Melalui Soyalympic, kami ingin menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya terjadi saat anak duduk di kelas, tetapi juga ketika mereka bergerak aktif, berpikir cepat, dan berani mencoba," tambahnya.
Ekspansi ke Delapan Kota Besar
Setelah gelaran final di Jakarta, rangkaian kompetisi ini tidak berhenti begitu saja. Rencananya, Soyalympic akan melanjutkan roadshow ke delapan kota besar lainnya di Indonesia sepanjang Agustus hingga September 2026. Beberapa kota yang masuk dalam daftar antara lain Denpasar, Surabaya, Medan, dan Makassar. Langkah ini menunjukkan komitmen untuk menjangkau lebih banyak anak di berbagai daerah, memberikan kesempatan yang sama untuk berprestasi.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Pasaman Barat, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Pemukim Israel Serang Kota Sinjil di Tepi Barat, Wali Kota Sebut Aksi Teror Terorganisir
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.069 Jiwa, Lebih dari 16.000 Luka-Luka
BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Jakarta Selatan dan Timur pada Sabtu Malam