PARADAPOS.COM - Belum lama ini viral di media sosial terkait sikap amoral oknum guru SD di kawasan Bandung, Jawa Barat.
Sebab, oknum guru yang masih belum diketahui identitasnya itu kepergok tengah menyalahgunakan fasilitas pemerintah.
Diketahui, penyalahgunaan sarana pendidikan itu tidak lain berupa Smart Tv pemberian Presiden Prabowo Subianto.
Di mana, Smart Tv yang seharusnya diperuntukkan menunjang kualitas proses belajar mengajar justru dipergunakan oknum guru tersebut untuk karaoke.
Sebagaimana dikutip Pojoksatu.id dari akun media sosial platform X milik @abu_waras pada Sabtu (27/9/2025).
Dalam unggahannya, tampak jelas sejumlah oknum guru tengah asik berkaraoke di sebuah ruangan sekolah.
“Viral,Smart Tv dari Prabowo dipake karaoke oknum guru. Mantap SDN Ciodeng 2,” jelas di-caption.
Perlu diketahui, Smart Tv yang diberikan Prabowo itu disebar sebanyak 330.000 unit di seluruh institusi pendidikan.
Dengan tujuan, proses belajar mengajar lebih efektif yang tidak hanya memuat tekstual melainkan juga visual.
Namun, itikad baik dari kebijakan tersebut justru disalahgunakan oleh sejumlah oknum guru SD di kawasan Bandung.
Tidak heran, fenomena ini sontak menarik perhatian publik dan mempertanyakan kebijakan penggunaan fasilitas pendidikan tersebut.
Beberapa di antaranya justru menyoroti dua oknum guru yang terekam di dalam kamera yang berlagak seperti suami-istri.
Sebab, saat berkaraoke bersama di ruang lingkup sekolah, mereka tampak dekat dengan saling bersentuhan satu sama lainnya.
“Yg kaya gini kemungkinan banyak cuma kemungkinan udh sadar utk tidak mengekspos,” cuit akun @Akd$#!.
“Yg gini nih, jadi bulan bulanan netizen, coba lepas seragam dan beda ruangan pasti lain lagi ceritanya,” ketik @JMu$#!.
“Gak ada etika, ruang kantor atau mungkin ruang kelas, pake seragam dinas bertingkah seperti pasutri dianggap wajar?,” cuit @Ima$#!.
Sumber: pojok1
Artikel Terkait
Rupiah Melemah ke Rp17.604 per Dolar AS di Tengah Klaim Utang Aman dan Intervensi Agresif BI
Harta Gibran Naik Rp395 Juta, Didominasi Tanah dan Bangunan Senilai Rp17,4 Miliar
Rupiah Diprediksi Tembus Rp18.000 per Dolar AS Akhir Mei 2026, Tertekan Geopolitik dan Lonjakan Impor Energi
Petani di Limapuluh Kota Selamat Setelah 10 Hari Tersesat di Hutan, Akui Temui Penari Misterius