Proses Mediasi Citizen Lawsuit Ijazah Jokowi Dimulai, Presiden Diminta Hadir Langsung
Sidang gugatan citizen lawsuit terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi memasuki tahap mediasi. Pengadilan Negeri (PN) Solo telah menunjuk Dosen Hukum UNS Solo, Dara Pustika Sukma, sebagai mediator dalam proses perdamaian ini.
Mediasi Perdana dan Kehadiran Para Pihak
Dalam sidang mediasi pertama yang digelar, mediator melakukan verifikasi kehadiran dan kesesuaian para pihak, baik dari pihak penggugat maupun tergugat. Dara Pustika Sukma menjelaskan bahwa seluruh pihak hadir kecuali perwakilan dari Polri.
Mediator berharap pada sesi mediasi kedua minggu depan, seluruh principal (pihak utama) dapat hadir, termasuk Presiden Jokowi sebagai Tergugat I. Hal ini disampaikan mengingat principal dari pihak penggugat telah hadir lengkap.
Jadwal dan Harapan Mediasi Berikutnya
Proses mediasi diberikan waktu selama 30 hari. Jika principal tidak dapat hadir pada sesi mendatang, kuasa hukum diharapkan dapat menyampaikan resume mediasi kepada mereka. PN Solo juga akan memanggil kembali Polri sebagai Tergugat IV untuk memastikan kehadiran mereka.
Susunan Majelis Hakim dan Para Pihak
Sidang lanjutan ini dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Achmad Satibi, dengan anggota Aris Gunawan dan Lulik Djatikumoro. Pihak penggugat, Top Taufan Hakim dan Bangun Sutoto, didampingi kuasa hukum Muhammad Taufiq dan Andhika Dian Prasetyo.
Sementara itu, Presiden Jokowi diwakili oleh kuasa hukum YB Irpan. Tergugat lainnya, seperti Rektor UGM dan Wakil Rektor UGM, juga hadir melalui perwakilan kuasa hukum masing-masing.
Sumber artikel asli: Suara.com
Artikel Terkait
UGM Kukuhkan Guru Besar Mikrobiologi Terapan yang Serukan Penyelamatan Mikroba Tanah dari Kepunahan
Eks Finalis Putri Indonesia Riau Ditangkap karena Praktik Dokter Kecantikan Ilegal Sejak 2019, Korban Alami Cacat Permanen
Presiden Ultimatum Pejabat dan Intelektual: Pilih Bela Rakyat atau Tinggalkan Pemerintahan
Mantan Finalis Puteri Indonesia Tersangka Praktik Kedokteran Ilegal di Riau, 15 Korban Alami Cacat Permanen