Shin Tae-yong Tolak Tawaran Mentimun dari Asia Barat, Ini Alasan Sebenarnya!

- Rabu, 22 Oktober 2025 | 11:50 WIB
Shin Tae-yong Tolak Tawaran Mentimun dari Asia Barat, Ini Alasan Sebenarnya!

Shin Tae-yong, pelatih kepala Timnas Indonesia, disebutkan menolak tawaran untuk melatih sebuah timnas dari Asia Barat setelah pemecatannya dari skuad Garuda. Menurut Jeong Seok-seo, penerjemah sekaligus orang dekat STY, penolakan ini salah satunya disebabkan karena kompensasi pemecatan dari PSSI yang belum lunas.

Alasan Shin Tae-yong Menolak Tawaran dari Asia Barat

Jeong Seok-seo, yang akrab disapa Jeje, mengungkapkan bahwa beberapa negara telah mendekati Shin Tae-yong. "Ada beberapa negara yang mendekati (coach Shin Tae-yong setelah dipecat Timnas Indonesia). Negaranya dari Timur Tengah," ujarnya. Tim-tim tersebut digambarkan berada dalam posisi baik dan memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

Namun, STY memilih untuk tidak menerima tawaran tersebut. Jeje menegaskan, "Ada beberapa hal mungkin (kenapa Shin Tae-yong tidak menerima tawaran negara Asia Barat). Kalau yang saya baca karena kompensasi pemecatan (dari PSSI). Sampai lunas, coach Shin Tae-yong tidak boleh kerja. Boleh kerja tapi gaji dikurangi."

Negara Asia Barat Mana yang Berminat?

Berdasarkan periode lowongan pelatih antara Januari hingga Agustus 2025, sebelum STY akhirnya menerima tawaran dari klub Korea Selatan, Ulsan HD, beberapa negara Asia Barat yang berganti pelatih berpotensi menjadi pihak yang berminat. Negara-negara tersebut antara lain:

  • Uni Emirat Arab (UEA): Paulo Bento digantikan oleh Cosmin Olaroiu pada Maret 2025.
  • Irak: Jesus Casas digantikan oleh Graham Arnold pada awal April 2025.
  • Oman: Rashid Jaber digantikan oleh Carlos Queiroz pada Juli 2025.
  • Qatar: Luis Garcia digantikan oleh Julen Lopetegui pada Juli 2025.

Berdasarkan analisis ini, Shin Tae-yong berpotensi diburu oleh timnas UEA, Irak, Oman, atau Qatar.

Pintu Terbuka untuk Kembali Melatih Timnas Indonesia

Meski mendapat tawaran dari luar, Shin Tae-yong menyatakan kesediaannya untuk kembali menangani Timnas Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa hatinya masih condong kepada Indonesia. STY menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada tawaran resmi dari PSSI.

"(Tawaran) dari Indonesia (PSSI)? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali," tegasnya. "Kalau nanti ada tawaran tentu saya akan pertimbangkan. Jujur saja, hati saya akan tetap condong ke Indonesia. Bahkan kalau ada tawaran yang sedikit lebih baik dari negara lain, tetapi Indonesia menawar dengan niat sungguh-sungguh, Indonesia akan selalu jadi pilihan pertama saya," tutup pelatih berusia 55 tahun tersebut.

Sumber: Okezone

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar