Gubernur Jateng Rapat Darurat: Strategi 3 Tahap Atasi Banjir Semarang-Demak

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 02:20 WIB
Gubernur Jateng Rapat Darurat: Strategi 3 Tahap Atasi Banjir Semarang-Demak

Gubernur Jateng Panggil Wali Kota Semarang dan Bupati Demak Bahas Penanganan Banjir

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menggelar pertemuan penting dengan Wali Kota Semarang dan Bupati Demak di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada Rabu (29/10/2025). Rapat koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat penanggulangan banjir yang telah melanda kedua wilayah tersebut sejak 22 Oktober 2025.

Pertemuan strategis ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA). Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menghasilkan solusi komprehensif untuk mengatasi banjir yang telah berdampak pada ribuan warga di Jawa Tengah.

Koordinasi Lintas Sektor untuk Atasi Banjir Jawa Tengah

Menurut Gubernur Ahmad Luthfi, penanganan banjir di Jawa Tengah memerlukan koordinasi yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota. "Percepatan penanganan banjir ini butuh koordinasi lintas sektoral," tegas Luthfi dalam keterangannya di Semarang.

Rapat ini difokuskan pada penyusunan rencana penanganan banjir secara bertahap, mulai dari respons darurat hingga solusi jangka panjang untuk mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.

Rencana Penanganan Banjir Jateng: Jangka Pendek hingga Panjang

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyusun tiga tahapan solusi penanganan banjir:

Penanganan Jangka Pendek

Meliputi percepatan penyedotan air genangan dan perbaikan tanggul yang jebol untuk mengatasi kondisi darurat.

Penanganan Jangka Menengah

Meliputi pembuatan sodetan sungai dan perbaikan saluran drainase untuk meningkatkan kapasitas penyaluran air.

Penanganan Jangka Panjang

Meliputi pembangunan sistem pengendalian banjir permanen dengan integrasi lintas wilayah untuk solusi berkelanjutan.

Upaya Tanggap Darurat Banjir Semarang-Demak

Sejak banjir melanda, Gubernur Jateng telah menginstruksikan BPBD Jawa Tengah untuk memprioritaskan keselamatan warga. Berbagai upaya telah dilakukan termasuk:

Dinas Pusdataru melakukan penyedotan genangan di permukiman dan jalan utama. Dinas Bina Marga mempercepat pembuatan sodetan Kali Sayung. Dinas Kesehatan Jateng memberikan layanan kesehatan dan pencegahan penyakit pascabanjir. Dinas Sosial bersama TNI-Polri membantu evakuasi dan distribusi bantuan.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama," tegas Gubernur Luthfi, menekankan komitmen pemerintah dalam melindungi warga terdampak banjir di wilayah Semarang dan Demak.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar