Dua Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Lamongan Diduga Akibat Jalan Licin

- Senin, 23 Februari 2026 | 06:00 WIB
Dua Tewas dalam Kecelakaan Tunggal di Lamongan Diduga Akibat Jalan Licin

PARADAPOS.COM - Sebuah mobil sedan terlibat dalam kecelakaan tunggal yang menewaskan dua orang di Jalan Karanggeneng-Sukodadi, Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Insiden tragis ini terjadi pada Minggu (22 Februari 2026) sekitar pukul 16.00 WIB, diduga dipicu oleh kondisi jalan yang licin akibat genangan air.

Kronologi Insiden di Jalan Licin

Berdasarkan informasi awal dari petugas, mobil sedan bernomor polisi N 10xx FH tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial MM (36), warga Gresik. Kendaraan yang sedang melaju dari arah utara menuju selatan itu diduga mengalami selip di lokasi kejadian perkara (TKP). Kehilangan kendali, mobil kemudian melaju menabrak sebuah pohon yang tumbuh di tepi jalan dengan hentakan keras.

Korban Jiwa dan Kerusakan

Dua penumpang dalam mobil, AKS (32) dan LWH (31) yang juga berasal dari Gresik, meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka fatal dari benturan keras. Satu penumpang lain, QMP (23) asal Jember, berhasil dievakuasi dengan kondisi luka-luka dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis. Pengemudi MM dilaporkan selamat dari musibah tersebut.

Mobil yang ditumpangi mengalami kerusakan parah, terutama di bagian sisi kiri dan belakang, membuatnya ringsek. Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai angka Rp10 juta.

Respon dan Penyelidikan Awal Polisi

Tim dari Polsek Solokuro dan Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan langsung bergerak cepat menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga. Mereka segera melakukan olah TKP, mendokumentasikan kejadian, dan mengevakuasi korban. Dari pemeriksaan sementara, faktor jalanan yang licin pasca hujan dan kurangnya kehati-hatian pengemudi menjadi titik perhatian utama penyelidikan.

Kasi Humas Polres Lamongan, IPDA M Hamzaid, menekankan pentingnya kewaspadaan tinggi bagi para pengendara, terutama saat menghadapi kondisi jalan yang tidak ideal.

“Pengendara harus memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Kelalaian sekecil apa pun bisa berakibat fatal,” tegasnya, Senin (23/2/2026).

Penyelidikan Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Langkah-langkah standar prosedur tetap dijalankan untuk memberikan kejelasan atas peristiwa yang merenggut dua nyawa tersebut.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar