BGN Ganti Distribusi Harian dengan Paket Bundling Jelang Libur Idul Fitri

- Senin, 23 Februari 2026 | 07:25 WIB
BGN Ganti Distribusi Harian dengan Paket Bundling Jelang Libur Idul Fitri

PARADAPOS.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) telah menetapkan penyesuaian teknis untuk pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyambut libur Idul Fitri 1447 Hijriah. Mekanisme khusus ini, yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2026, dirancang untuk memastikan kelancaran program sekaligus menjaga kualitas gizi yang diterima oleh kelompok sasaran, terutama di tengah jeda operasional selama periode libur.

Mekanisme Distribusi Paket Bundling

Inti dari penyesuaian ini adalah penggantian distribusi harian dengan sistem paket bundling. Selama rentang waktu 18 hingga 24 Maret 2026, distribusi MBG harian akan dihentikan sementara. Sebagai gantinya, penyaluran dilakukan secara sekaligus lebih awal, tepatnya pada Selasa, 17 Maret 2026.

Pada hari itu, setiap penerima manfaat akan mendapatkan satu paket makanan sehat untuk hari itu, ditambah tiga paket bundling yang dialokasikan untuk konsumsi pada Rabu, Kamis, dan Jumat (18-20 Maret 2026). Paket bundling sendiri merupakan penggabungan paket makanan kemasan sehat yang dimaksudkan untuk dikonsumsi secara bertahap dalam beberapa hari.

Edukasi dan Batasan Konsumsi

Meski diberikan sekaligus, BGN menekankan pentingnya pengaturan konsumsi. Paket makanan yang telah diterima memiliki batas ketahanan maksimal tiga hari. Untuk memastikan hal ini dipahami, pihak penyedia layanan diberi tugas khusus.

“SPPG wajib menyampaikan edukasi singkat mengenai cara penyimpanan dan konsumsi bertahap paket bundling maksimal tiga hari, serta penegasan bahwa paket adalah khusus untuk sasaran penerima manfaat MBG,” tegas Dadan Hindayana, Kepala BGN, dalam keterangannya.

Pelayanan untuk Kelompok Rentan Tetap Prioritas

Dalam kebijakan ini, BGN tetap mempertahankan komitmen penuhnya terhadap kelompok rentan. Untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita usia 6-59 bulan, pelayanan MBG akan berjalan penuh tanpa terpengaruh periode libur. Prinsip kehati-hatian dan perlindungan gizi bagi kelompok ini menjadi pertimbangan utama.

Penyesuaian serupa juga diterapkan dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang penerima manfaat. Di wilayah dengan mayoritas penerima yang tidak menjalankan ibadah puasa, pendistribusian MBG akan tetap mengikuti jadwal normal dengan menu siap santap seperti hari biasa.

Penyesuaian di Periode Libur Lainnya

Mekanisme penyesuaian distribusi ini sebenarnya bukan kali pertama diterapkan. Sebelumnya, BGN juga telah melakukan hal serupa selama periode cuti bersama dan libur Tahun Baru Imlek pada 16-17 Februari 2026, serta di awal Ramadan (18-22 Februari 2026), di mana pendistribusian MBG dihentikan sementara. Program kemudian kembali berjalan normal mulai 23 Februari 2026.

Langkah-langkah teknis ini menunjukkan upaya institusi untuk mengantisipasi dinamika lapangan dan menjaga kontinuitas program pemenuhan gizi nasional, meski dihadapkan pada hari libur dan periode keagamaan yang panjang.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar