PARADAPOS.COM - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatra Utara memberikan apresiasi terhadap satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution dan Surya. Penilaian positif ini disampaikan oleh sejumlah pimpinan Kadin, yang menyoroti capaian di bidang pertumbuhan ekonomi, penanganan bencana, serta berbagai program strategis yang dianggap langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Apresiasi Atas Pertumbuhan Ekonomi dan Penanganan Bencana
Ketua Umum Kadin Sumut, Firsal Dida Mutyara, menyatakan apresiasi khususnya tertuju pada upaya pemerintah daerah mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, keberpihakan kepada pekerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Meski pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2025 tercatat 4,53%, lebih rendah dari capaian 2024 sebesar 5,03%, kondisi ini dinilai tetap solid.
Firsal menekankan bahwa capaian itu tidak lepas dari berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari dinamika ekonomi global hingga bencana alam yang melanda wilayah itu jelang akhir tahun.
"Capaian-capaian itu mencerminkan komitmen kuat Gubernur-Wakil Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution-Surya dalam membangun sinergi lintas sektor demi kemajuan provinsi," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menilai penanganan dan pemulihan pascabencana di Sumut berjalan relatif lebih cepat dibandingkan daerah terdampak lainnya. Penilaian serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Kadin Sumut, Yudha Johansyah, yang menguraikan langkah-langkah konkret yang diambil pemerintah.
"Manfaatnya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat seperti transformasi pelayanan publik agar lebih cepat, responsif, dan handal yang didukung oleh penyediaan internet gratis di ruang publik, program perlindungan rakyat melalui restorative justice," ungkap Yudha.
Dukungan untuk Dunia Usaha dan Program Strategis
Selain penanganan bencana, dunia usaha juga merasakan dukungan dari pemerintah daerah. Yudha menjelaskan, pemerintah terlibat aktif dalam mendukung revisi Undang-undang Kadin untuk memperkuat kelembagaan organisasi. Sementara itu, dari sisi kebijakan ekonomi, sejumlah program strategis telah direalisasikan.
Wakil Ketua Umum Bidang Perekonomian, Peter Suhendra, menyoroti kecepatan rehabilitasi sarana prasarana dan pemulihan ekonomi pascabencana. Pelaksana Tugas WKU Bidang Maritim, Investasi dan Luar Negeri, Martono Anggusti, menambahkan bahwa fokus pemerintahan saat ini adalah penguatan hilirisasi dan pembangunan infrastruktur.
"Gubernur fokus pada penguatan hilirisasi termasuk pengembangan Kawasan ekonomi khusus (KEK) dan Kawasan Industri yang berfokus pada hilirisasi perkebunan, perikanan, dan peternakan," kata Martono.
Dia juga menyebut adanya integrasi pembangunan antarprovinsi melalui forum Gubernur se-Sumatra, yang bertujuan mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara regional.
Pencapaian di Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Stabilitas Harga
Di sektor sosial, Wakil Ketua Umum Bidang Peningkatan Kualitas Manusia, Isfan F Fachruddin, mengapresiasi pelaksanaan universal health coverage (UHC) yang mencapai predikat UHC Prioritas lebih cepat dua tahun dari target nasional.
"Masyarakat Sumut kini dapat memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP," jelas Isfan.
Program lain yang mendapat perhatian adalah pendidikan gratis untuk SMA/SMK/SLB negeri yang dimulai tahun 2026. Selain itu, dalam hal hubungan industrial, pemerintah dinilai telah membuka ruang dialog konstruktif antara pengusaha dan pekerja, khususnya terkait penetapan upah minimum.
Sementara itu, upaya menjaga stabilitas harga pangan juga diapresiasi. Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Fiskal, Hendra Arbie, dan WKU ASEAN, Dayan Sutomo, menilai Gerakan Pangan Murah yang diinisiasi pemerintah provinsi berhasil membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok.
Komitmen Kolaborasi untuk Ke Depan
Menutup rangkaian apresiasi, Ketum Kadin Sumut Firsal Dida Mutyara menekankan pentingnya kolaborasi yang telah dibangun. Sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari forkopimda, organisasi perangkat daerah, hingga dunia usaha, disebut sebagai faktor pencapaian berbagai terobosan.
"Ini demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Sumatra Utara secara yang berkelanjutan," tandasnya.
Dukungan penuh dari Kadin Sumut ini mengindikasikan terjalinnya komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, yang diharapkan dapat terus memacu pembangunan ekonomi provinsi tersebut di tahun-tahun mendatang.
Artikel Terkait
Lembaga Penelitian Petakan 14 Nama Calon Ketum PBNU 2026, Tangkap Aspirasi Transisi dari Basis
Manchester United Tumbangkan Everton 1-0, Sesko Jadi Pahlawan Kemenangan
TNGR Buka Kembali Jalur Pendakian Gunung Rinjani Mulai 28 Maret 2026
Timnas Skateboard Indonesia Mulai Persiapan Intensif di Bali untuk Asian Games 2026