PARADAPOS.COM - Paris Saint-Germain (PSG) akhirnya berhasil melangkah ke babak berikutnya Liga Champions setelah melewati duel sengit melawan AS Monaco. Dalam laga playoff yang penuh ketegangan, tim asuhan Luis Enrique itu lolos dengan agregat tipis 5-4. Kemenangan 3-2 di leg pertama nyaris sirna setelah mereka ditahan imbang 2-2 di kandang sendiri, Parc des Princes, pada leg kedua.
Luis Enrique Akui Perlawanan Sengit Monaco
Pelatih PSG, Luis Enrique, tak menyembunyikan rasa lega sekaligus hormatnya atas performa lawan. Menurut analisisnya, Monaco tampil dengan level tinggi, terutama di babak pertama leg kedua, dan memberikan tekanan maksimal sepanjang dua pertemuan. Ia mengakui, dukungan puluhan ribu suporter di stadion menjadi salah satu faktor pendorong timnya bertahan di momen-momen kritis.
"Itu adalah laga yang sangat sulit. Meski atmosfer di stadion dan semua fans luar biasa, skenario setelah memenangkan leg pertama sangat sulit," ungkap Enrique melalui rilis resmi klub.
"Pada babak pertama kami tidak cukup bagus, kami terlalu banyak melakukan kesalahan dan Monaco di sisi lain sangat bagus pada babak pertama," lanjutnya.
Perubahan Taktik di Babak Kedua Jadi Kunci
Menyadari permainan timnya yang belum optimal, Enrique melakukan koreksi saat jeda. Percakapan di ruang ganti membuahkan perubahan pendekatan permainan di babak kedua. Strategi yang diterapkan dibuat lebih sederhana dan efektif, yang akhirnya mampu mengimbangi gelombang serangan Monaco dan mengamankan hasil yang dibutuhkan untuk lolos.
"Kami membicarakan kekurangan kami ketika jeda, mengubah gaya main kami agar sedikit lebih sederhana, dan saya pikir babak kedua berjalan berbeda," terang pelatih asal Spanyol itu.
Lolos dari Lubang Jarum, Tantangan Berat Menanti
Meski layak melangkah, Enrique menegaskan bahwa jalan yang ditempuh timnya sangat berliku. Kemenangan agregat tipis itu benar-benar diperoleh dengan susah payah. Tantangan selanjutnya pun tidak kalah berat, karena PSG akan berhadapan dengan salah satu dari dua raksasa Eropa di babak berikutnya.
"Kami layak lolos, tapi kami dibuat kesulitan sepanjang pertandingan. Sekarang kami akan menghadapi Chelsea atau Barcelona, keduanya adalah tim hebat," tutupnya, mengisyaratkan persiapan khusus yang harus segera dimatangkan.
Artikel Terkait
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi Seminggu Imbas Blokade Angkatan Laut ke Iran
Gempa M 4,7 di Flores Timur, Ratusan Warga Masih Mengungsi Akibat Trauma
Ganjil-Genap Jakarta Tetap Berlaku Senin, 13 April 2026
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Beberapa Wilayah, Sebagian Besar Indonesia Diguyur Hujan Ringan