PARADAPOS.COM - Lembaga sertifikasi halal asal Australia, Australian Halal Development & Accreditation (AHDAA), baru saja meraih penghargaan internasional bergengsi "Halal Certification & Export Enabler Award 2026". Penghargaan ini diterima dalam ajang Indonesia Top Achievements of the Year (ITAY) 2026 yang digelar di Grand Studio Metro TV, Jakarta. Penghargaan tersebut mengukuhkan peran strategis AHDAA tidak hanya sebagai pemberi sertifikasi, tetapi juga sebagai pemacu perdagangan produk halal Australia ke pasar global, termasuk Indonesia.
Peran Strategis dalam Ekosistem Halal Global
Penghargaan dari dewan juri ITAY 2026 ini bukan tanpa alasan. AHDAA dinilai telah melampaui fungsi dasar sebuah lembaga sertifikasi. Mereka dipandang sebagai enabler atau pendorong perdagangan internasional yang efektif, khususnya dalam membuka akses ke pasar Muslim dunia. Fokus Indonesia sebagai pasar halal terbesar secara global turut menjadi pertimbangan penting dalam penilaian ini.
Secara lebih rinci, penghargaan diberikan atas implementasi skema sertifikasi yang komprehensif. Skema ini mencakup seluruh rangkaian proses, mulai dari penyembelihan hingga integritas rantai pasok. Didukung oleh sistem audit dan kepatuhan yang terstruktur sesuai standar internasional, AHDAA dinilai berhasil meningkatkan kesiapan ekspor fasilitas yang mereka sertifikasi. Pada akhirnya, kerja keras ini memperkuat kredibilitas produk Australia di mata konsumen Muslim global.
Memperkuat Hubungan Ekonomi Indonesia-Australia
Pencapaian ini hadir di tengah makin menguatnya kolaborasi ekonomi antara Indonesia dan Australia. Dalam konteks ini, kehadiran lembaga sertifikasi yang kredibel dan diakui menjadi faktor krusial. Mereka berperan sebagai jembatan yang mengharmonisasikan standar halal dan, yang lebih penting, membangun kepercayaan di antara pelaku pasar di kedua negara.
Melalui sistem yang terstandar dan transparan, AHDAA berkontribusi memperlancar arus perdagangan produk halal lintas batas negara. Dampaknya, pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor dari Australia ke kawasan, termasuk Indonesia, mendapatkan dukungan nyata dari fondasi sertifikasi yang kuat.
Apresiasi dari Para Pemangku Kepentingan
Penyelenggara dan dewan juri memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi AHDAA. Dalam sambutannya, Komisaris Metro TV, Suryopratomo, menegaskan pentingnya kolaborasi internasional.
"Transformasi ekonomi global membutuhkan sistem sertifikasi yang terpercaya dan kolaborasi lintas negara. Standar halal internasional yang kredibel memperkuat daya saing dan stabilitas perdagangan,” tegasnya.
Pendapat senada disampaikan oleh salah satu anggota dewan juri, Prof. Dr. Martani Huseini, DEA. Ia melihat sertifikasi halal telah berevolusi menjadi instrumen strategis.
“AHDAA menunjukkan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar kepatuhan, tetapi instrumen strategis dalam meningkatkan akses pasar dan daya saing ekspor,” ungkapnya.
Founder ITAY, Arief Hidayat Thamrin, menambahkan bahwa penghargaan ini berfokus pada dampak nyata. “Penghargaan ini diberikan kepada institusi yang menghadirkan dampak nyata dalam perdagangan global halal,” jelasnya.
Profil Singkat AHDAA
Australian Halal Development & Accreditation (AHDAA) merupakan lembaga sertifikasi halal yang berbasis di Australia. Lembaga ini menyediakan layanan sertifikasi menyeluruh yang mencakup aspek penyembelihan, pengolahan, penyimpanan, hingga kepatuhan rantai pasok. Dengan mengandalkan sistem audit terstruktur dan dilengkapi berbagai pengakuan internasional, AHDAA bertujuan mendukung produsen Australia untuk mengakses pasar Muslim global secara profesional dan terpercaya.
Artikel Terkait
Kasus Pelemparan Petasan ke Angkot di Tangerang Diselesaikan Lewat Mediasi
Wali Kota Makassar Tinjau Pengungsian Banjir, Pastikan Logistik dan Layanan Dasar
DLU Siapkan Harga Tiket Dinamis dan Distribusi Logistik Awal untuk Antisipasi Mudik Lebaran 2026
BNPB Siapkan Teknologi dan Koordinasi Ketat Antisipasi Puncak Mudik Lebaran 2026