Brimob Polda Metro Jaya Dirikan Dapur Lapangan dan Salurkan 200 Paket Nasi untuk Korban Kebakaran Kemayoran

- Selasa, 02 Juni 2026 | 07:50 WIB
Brimob Polda Metro Jaya Dirikan Dapur Lapangan dan Salurkan 200 Paket Nasi untuk Korban Kebakaran Kemayoran
PARADAPOS.COM - Satuan Brimob Polda Metro Jaya mendirikan dapur lapangan di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai respons cepat atas musibah kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk pada Senin (1/6) malam. Personel dari Brimob Metro Jaya langsung bergerak membagikan lebih dari 200 kotak nasi kepada warga yang mengungsi. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, yang meminta seluruh anggota untuk hadir dan memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat di tengah masyarakat yang tengah berduka.

Bantuan Langsung untuk Korban Kebakaran

Di lokasi pengungsian, suasana tampak hiruk-pikuk namun terorganisir. Para personel Brimob terlihat sigap menyusun kotak-kotak nasi dan membagikannya satu per satu kepada para kepala keluarga yang mengantre. Tidak hanya sekadar membagikan makanan, mereka juga menyapa dan menenangkan warga yang masih tampak syok setelah kehilangan tempat tinggal. “Brimob harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang mengalami kesulitan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para korban kebakaran,” ujar Henik dalam keterangannya pada Selasa (2/6/2026).

Pengamanan dan Siaga Pascabencana

Selain fokus pada distribusi logistik, personel Brimob Metro Jaya juga terus bersiaga di sekitar titik api dan area pengungsian. Mereka membantu proses pengamanan serta penanganan pascakebakaran bersama unsur terkait, seperti petugas pemadam kebakaran dan aparat kelurahan. Kehadiran mereka di lapangan memberikan rasa aman bagi warga yang masih waspada terhadap potensi bahaya susulan.

Dampak Kebakaran dan Penanganan Lanjutan

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kebakaran yang melanda Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin malam itu berdampak cukup luas. Sebanyak 304 bangunan dilaporkan ludes terbakar, memengaruhi 354 keluarga atau setara dengan 679 jiwa. Saat ini, para korban masih mendapatkan penanganan di posko pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah setempat.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar