PARADAPOS.COM - Iran meluncurkan serangan balasan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, menyusul serangan udara gabungan yang dilakukan AS dan Israel di wilayah Iran. Operasi balasan ini menargetkan sejumlah fasilitas strategis AS di Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, dan Irak, memperdalam ketegangan regional di tengah perundingan nuklir yang masih berlangsung.
Operasi Balasan "Janji Sejati"
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) secara resmi mengumumkan peluncuran operasi "True Promise" atau "Janji Sejati" sebagai respons langsung terhadap serangan yang mereka terima. Operasi ini digambarkan sebagai tindakan balasan atas apa yang disebut sebagai agresi gabungan Amerika Serikat dan Israel di wilayah Iran.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran dalam pernyataannya menegaskan posisi mereka. "Rakyat Iran menjadi sasaran operasi udara yang dilakukan oleh rezim AS yang kejam, bekerja sama dengan rezim Zionis yang korup," jelasnya.
Rentetan Sasaran di Kawasan
Serangan balasan Iran kali ini berskala luas dan menargetkan jantung kehadiran militer AS di kawasan. Rudal-rudal yang diluncurkan pertama kali menghantam pangkalan Armada Kelima AS di Bahrain, sebuah lokasi strategis di Teluk Persia.
Dari pantauan di lapangan, sasaran tidak berhenti di situ. Pangkalan udara AS di Al-Udeid (Qatar), Ali Al-Salim (Kuwait), dan Al Dhafra di Uni Emirat Arab juga menjadi target. Serangan lebih lanjut juga dilaporkan mencapai fasilitas AS di Riyadh (Arab Saudi), Yordania, serta pangkalan Al Harir di Irak.
Peringatan Keras Garda Revolusi
Sebelum serangan dilancarkan, IRGC telah memberikan peringatan keras mengenai konsekuensi dari tindakan militer terhadap Iran. Mereka menyatakan dengan tegas bahwa semua pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah tersebut akan dianggap sebagai target yang sah jika Washington memutuskan untuk menyerang.
Eskalasi ini terjadi dalam situasi diplomatik yang sudah rumit, di mana negosiasi mengenai program nuklir Iran masih berjalan. Serangan balasan yang cepat dan luas ini menunjukkan tingkat kesiapan dan kesiagaan militer Iran, sekaligus mengirim pesan yang jelas tentang kesanggupan mereka untuk membalas setiap aksi yang dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan.
Artikel Terkait
Ketegangan Timur Tengah Ganggu Penerbangan Internasional di Bandara Bali
Gubernur DKI Perintahkan Penertiban Taman Cawang Diduga Jadi Lokasi Asusila
Polisi Selidiki Pembakaran Rumah dan Kendaraan di Lamongan, Diduga Balasan Kasus Bacok di Gresik
BKSDA Pasang Kamera Jebak Pantau Harimau Sumatera di Agam