Anggota DPR Desak Sanksi Tegas Usai Viral Menu MBG Sajikan Ikan Lele Mentah di Pamekasan

- Rabu, 11 Maret 2026 | 01:50 WIB
Anggota DPR Desak Sanksi Tegas Usai Viral Menu MBG Sajikan Ikan Lele Mentah di Pamekasan

PARADAPOS.COM - Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 2 Pamekasan yang viral karena menyajikan ikan lele mentah memicu respons tegas dari anggota parlemen. Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan sanksi tegas atas kejadian yang dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan tersebut.

Desakan Evaluasi dan Sanksi Tegas

Yahya Zaini secara khusus menyoroti kasus yang terjadi di Pamekasan, Madura, itu. Ia menekankan bahwa evaluasi harus memastikan makanan yang didistribusikan benar-benar memenuhi standar gizi dan, yang terpenting, aman untuk dikonsumsi oleh para siswa.

Politikus Partai Golkar itu juga secara tegas meminta agar sanksi administratif diberlakukan. "Saya minta BGN memberi sanksi tegas berupa pemberhentian sementara terhadap dapur tersebut. Kasus ikan lele mentah menunjukkan lemahnya pengawasan dari jajaran BGN terhadap pelaksanaan MBG selama bulan puasa. Saya minta kasus tersebut tidak terulang kembali," tegasnya.

Penyimpangan Standar dan Tanggung Jawab Petugas

Lebih lanjut, Yahya Zaini mengingatkan bahwa standar menu MBG selama bulan puasa seharusnya adalah makanan kering, bukan bahan mentah. Ia melihat kejadian ini bukan sekadar kelalaian teknis, melainkan indikasi masalah dalam tata kelola program.

Oleh karena itu, ia mendorong agar tindakan tegas tidak hanya berhenti pada level pelaksana di dapur. "BGN juga harus tegas memberikan peringatan kepada kepala SPPI sebagai perwakilan BGN yang bertanggung jawab terhadap tata kelola, kualitas gizi dan keamanan makanan," tutur Yahya.

Ia menambahkan penekanan pada tanggung jawab struktural. "Saya belum mendengar ada kepala SPPI yang diberikan sanksi oleh BGN. Kepala SPPI merupakan kepanjangan tangan langsung BGN yang mengurus dan bertanggung jawab secara langsung terhadap operasional dapur," sambungnya, menutup pernyataannya.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar