TNI Amankan Dua Pucuk Senjata dari Markas Diduga KKB di Nabire

- Rabu, 25 Maret 2026 | 07:50 WIB
TNI Amankan Dua Pucuk Senjata dari Markas Diduga KKB di Nabire

PARADAPOS.COM - Operasi keamanan gabungan TNI di Papua Tengah berhasil mengamankan dua pucuk senjata api dan puluhan butir amunisi setelah terjadi kontak tembak dengan kelompok bersenjata. Temuan ini terjadi di sebuah rumah yang diduga menjadi markas kelompok tersebut di sekitar Kampung Topo, Kabupaten Nabire, pada Sabtu (21/3).

Dari Kontak Tembak ke Temuan Senjata

Menurut keterangan resmi, insiden berawal ketika prajurit yang sedang berpatroli mendeteksi aktivitas mencurigakan di suatu lokasi terpencil. Saat tim melakukan pendekatan dan penyisiran, kontak senjata tak terhindarkan. Baku tembak yang terjadi berhasil memukul mundur anggota kelompok bersenjata, yang kemudian melarikan diri masuk lebih jauh ke dalam hutan.

Setelah situasi dinyatakan aman, patroli melakukan pencarian lebih lanjut di sekitar lokasi. Di tengah penyisiran itulah, sebuah rumah yang tampak tidak berpenghuni menarik perhatian. Setelah diperiksa, rumah tersebut diduga kuat berfungsi sebagai markas atau tempat persembunyian.

Isi Rumah yang Diduga Markas

Di dalam rumah itu, selain senjata dan amunisi, juga ditemukan sejumlah barang bukti lain yang memperkuat dugaan fungsi tempat tersebut. Temuan ini memberikan gambaran sekilas tentang aktivitas kelompok di lokasi tersebut sebelum terjadinya kontak dengan pasukan keamanan.

Letkol Inf Wirya Arthadiguna, Kapen Koops TNI, memberikan rincian barang bukti yang berhasil diamankan. "Memang sebelum menemukan rumah yang kemudian diketahui adalah markas KKB sempat terjadi kontak tembak di sekitar Kampung Topo, Kabupaten Nabire, Sabtu (21/3)," ujarnya.

Dalam keterangan terpisah, Wirya memaparkan jenis persenjataan yang diamankan. "Senjata api yang diamankan berupa satu pucuk senjata api pistol jenis P1 dan senapan angin serta 14 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, delapan butir munisi kaliber 9 milimeter," jelasnya.

Komitmen Menjaga Stabilitas Keamanan

Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. Pihak militer menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tetap mengedepankan prosedur standar operasi dengan tujuan utama melindungi masyarakat.

Wirya kembali menegaskan komitmen tersebut. "Koops TNI berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di Papua serta melindungi masyarakat dari berbagai ancaman khususnya KKB dengan tindakan yang terukur dan sesuai dengan prosedur dan terus meningkatkan patroli keamanan guna menciptakan situasi yang kondusif," tuturnya.

Keberhasilan pengamanan senjata ilegal ini diharapkan dapat meredam potensi gangguan keamanan di wilayah tersebut. Patroli rutin dan intensif akan terus dilakukan untuk memastikan situasi tetap terkendali dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar