Al-Ittihad dan Al-Qadsiah Bersiap Perang Tawaran untuk Mohamed Salah

- Rabu, 25 Maret 2026 | 20:25 WIB
Al-Ittihad dan Al-Qadsiah Bersiap Perang Tawaran untuk Mohamed Salah

PARADAPOS.COM - Mohamed Salah, bintang sepak bola Mesir yang telah menjadi ikon Liverpool, resmi akan meninggalkan Anfield pada akhir musim ini. Kepastian ini membuka kembali peluang bagi klub-klub Arab Saudi, dengan Al-Ittihad disebut-sebut sebagai pihak yang paling serius mengincar tanda tangan sang penyerang berusia 33 tahun tersebut.

Minat Kembali Membara dari Arab Saudi

Setelah sebelumnya gagal dengan tawaran fantastis, minat Al-Ittihad terhadap Mohamed Salah kembali menyala. Laporan dari media olahraga terkemuka menyebutkan bahwa klub asal Jeddah itu telah memulai kembali pembicaraan untuk merekrut Salah, menyusul kepastian kepergiannya dari Liverpool. Ini bukan upaya pertama mereka; pada September 2023, tawaran sekitar 150 juta pound sterling dari Al-Ittihad sempat ditolak mentah-mentah oleh manajemen The Reds.

Kini, situasinya telah berubah drastis. Dengan kontrak Salah yang akan berakhir dan sang pemain telah menyatakan niat untuk pindah, jalan menuju negosiasi terbuka lebih lebar. Al-Ittihad, yang baru saja kehilangan sosok bintang seperti Karim Benzema, melihat Salah sebagai target ideal untuk mengisi posisi ikon baru sekaligus meningkatkan daya pukul lini serang.

Persaingan di Pasar Transfer

Meski demikian, perjalanan Al-Ittihad tidak akan mulus. Mereka diprediksi akan mendapat saingan ketat dari klub Saudi lainnya, Al-Qadsiah, yang disebut memiliki kekuatan finansial yang sebanding. Persaingan antara dua klub ini berpotensi memanaskan bursa transfer musim panas mendatang.

Di sisi lain, beberapa raksasa Liga Pro Saudi seperti Al-Hilal, Al-Nassr, dan Al-Ahli dilaporkan tidak tertarik untuk ikut dalam perebutan tanda tangan Salah. Hal ini mempersempit kandidat potensial dan memusatkan perhatian pada duel antara Al-Ittihad dan Al-Qadsiah.

Warisan Legendaris di Liverpool

Kepergian Mohamed Salah akan menutup sebuah babak penting dalam sejarah Liverpool. Sejak direkrut dari AS Roma pada 2017, pemain asal Mesir itu telah menjelma menjadi salah satu legenda hidup klub. Statistiknya berbicara sangat jelas: 255 gol dicetak untuk The Reds, menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub. Prestasinya di kancah Liga Inggris juga tak kalah gemilang, dengan 191 gol yang membuatnya duduk di peringkat keempat top skor sepanjang masa kompetisi tersebut.

Namun, warisannya lebih dari sekadar angka. Bersama Liverpool, Salah telah menghadirkan delapan trofi utama, termasuk gelar Premier League yang dinanti-nantikan dan satu trofi Liga Champions UEFA. Kontribusinya di lapangan hijau telah mengukir kenangan tak terlupakan bagi para pendukung setia Liverpool.

Rencana Ambisius Al-Ittihad

Upaya mendatangkan Salah adalah bagian dari strategi besar Al-Ittihad untuk membangun tim yang kompetitif. Saat ini, klub yang berada di posisi keenam klasemen Liga Pro Arab Saudi itu tampak serius ingin bangkit. Ambisi mereka tidak berhenti pada Salah saja.

Seperti diungkapkan dalam laporan yang sama, Al-Ittihad juga dikabarkan memiliki ketertarikan untuk merekrut gelandang berpengalaman Manchester United, Casemiro, pada musim depan. Langkah-langkah ini menunjukkan niat klub untuk melakukan restrukturisasi skuad dengan mendatangkan pemain-pemain berkaliber internasional, meski tantangan performa tim di liga domestik masih harus diatasi.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar