Pemprov DKI Genjot Revitalisasi Anjungan TMII Sambut 500 Tahun Jakarta

- Minggu, 29 Maret 2026 | 11:50 WIB
Pemprov DKI Genjot Revitalisasi Anjungan TMII Sambut 500 Tahun Jakarta

PARADAPOS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau langsung Anjungan DKI Jakarta di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Minggu, 29 Maret 2026. Dalam kunjungan kerja tersebut, Rano mengonfirmasi rencana Pemprov DKI untuk merevitalisasi anjungan yang dianggap sudah tertinggal zaman. Upaya pembaruan ini, yang sempat tertunda, kini digenjot sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta, dengan tujuan menampilkan wajah Ibu Kota yang lebih modern dan representatif.

Rencana Revitalisasi yang Sempat Tertunda

Rencana untuk menyegarkan kembali Anjungan DKI Jakarta bukanlah hal baru. Rano Karno mengungkapkan bahwa ide pembenahan ini telah lama disiapkan oleh pemerintah daerah, namun pelaksanaannya sempat terhambat oleh berbagai situasi. Kunjungannya ke lokasi menjadi penanda bahwa program tersebut kini kembali digulirkan dengan momentum yang lebih kuat.

“Revitalisasi ini sudah direncanakan sejak lama, tetapi sempat tertunda. Saat ini kami mendapat arahan untuk segera melakukan pembaruan karena konsep yang ada sudah terbilang lama,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima media.

Menjawab Tantangan Zaman dan Menyambut Ulang Tahun Jakarta

Latar belakang dari percepatan revitalisasi ini tidak lepas dari dua hal utama: menjawab perkembangan zaman dan mempersiapkan momen bersejarah. Rano melihat bahwa meski jumlah pengunjung masih terpantau baik, daya tarik anjungan harus terus ditingkatkan agar relevan, terutama bagi generasi muda yang akrab dengan teknologi.

Di sisi lain, pembenahan ini juga dimaknai sebagai bagian dari persiapan menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Pemprov DKI berkeinginan agar anjungan yang telah direvitalisasi dapat menjadi etalase baru yang memotret kemajuan metropolitan.

“Ke depan, kami ingin menghadirkan gambaran Jakarta yang lebih baru di sini, sehingga masyarakat bisa lebih mengenal perkembangan kota,” jelas Rano menegaskan visinya.

Konsep Masa Depan: Interaktif dan Berbasis Teknologi

Melihat ke depan, Wakil Gubernur menekankan bahwa pendekatan lama dinilai sudah kurang relevan. Untuk menciptakan destinasi yang edukatif sekaligus menarik, diperlukan terobosan konsep. Rano menyebut bahwa pengembangan harus dirancang dengan visi jangka panjang, mengedepankan interaktivitas dan pemanfaatan teknologi digital.

“Kita harus menyiapkan konsep yang lebih modern dan interaktif, termasuk memanfaatkan teknologi digital, karena itu menjadi kebutuhan di era sekarang,” tegasnya.

Pernyataan itu mengisyaratkan sebuah transformasi signifikan. Anjungan DKI Jakarta kedepannya tidak hanya diharapkan menjadi tempat pameran statis, tetapi ruang pengalaman dinamis yang mampu mengedukasi pengunjung tentang Jakarta dengan cara yang lebih menarik dan sesuai dengan konteks kekinian.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar