Marquez Akhiri Kutukan COTA dengan Finis Kelima Usai Perjalanan Berliku

- Selasa, 31 Maret 2026 | 10:50 WIB
Marquez Akhiri Kutukan COTA dengan Finis Kelima Usai Perjalanan Berliku

PARADAPOS.COM - Marc Marquez mengakhiri MotoGP Amerika Serikat 2026 dengan rasa kecewa, setelah gagal naik podium di Circuit of the Americas (COTA), trek yang selama ini menjadi salah satu medan kemenangannya. Pembalap Repsol Honda itu harus berjuang keras dari posisi start yang kurang menguntungkan, insiden di Sprint Race, dan hukuman long lap penalty, yang akhirnya membatasi finisnya di posisi kelima pada balapan utama.

Perjalanan Berliku dari Sprint Hingga Balap Utama

Akhir pekan balap di Austin, Texas, memang tidak berjalan mulus bagi Marquez. Setelah hanya menempati grid keenam di sesi kualifikasi, harapannya langsung terpukul pada Sprint Race. Ia mengalami insiden jatuh yang tak hanya merugikan dirinya sendiri, tetapi juga menyeret pembalap lain, Fabio Di Giannantonio. Akibatnya, ia hanya finis di urutan ke-17 dan dijatuhi hukuman long lap penalty yang harus dijalaninya pada balapan utama hari Minggu.

Hukuman itu jelas menjadi beban tambahan. Saat lampu start padam, Marquez langsung kesulitan mengejar kelompok terdepan. Ia sempat terlempar jauh ke posisi ke-11, sebelum perlahan-lahan membangun ritme dan mulai menyalip satu per satu lawannya. Pertarungan sengit di lini tengah berhasil dimenanginya, mengantarnya naik ke posisi kelima saat bendera finis dikibarkan.

Kekecewaan di Balik Perbaikan Posisi

Meski menunjukkan kebangkitan yang impresif dari tengah papan, raut wajah Marquez usai balap tak menyiratkan kepuasan. Bagi pembalap dengan delapan kemenangan di COTA tersebut, finis di luar podium adalah hasil yang pahit. Ia mengungkapkan bahwa balapan kali ini terasa berbeda dan jauh dari ekspektasinya.

“Saya sudah memberikan yang terbaik, tapi saya tidak menikmatinya. Saya lebih suka berebut kemenangan,” tuturnya dengan nada kecewa.

Analisisnya terhadap balapan cukup jujur. Marquez merasa peluang untuk naik podium sebenarnya masih terbuka, namun kemenangan rasanya mustahil diraih. Ia secara tegas menyebut bahwa yang kurang dalam performa akhir pekan ini adalah dirinya sendiri.

“Saya bisa berjuang untuk podium, tapi tentu tidak untuk kemenangan. Yang ‘hilang’ adalah saya,” ucapnya.

Motor yang 'Agresif' di Awal Balapan

Lebih lanjut, Marquez membeberkan akar masalah teknis yang dihadapinya. Kesulitan terbesar muncul justru di fase krusial awal balapan, saat ban baru dan kondisi trek belum optimal. Pada momen itu, karakter motor menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Di lap-lap awal, dengan ban baru, motor jadi agresif dan butuh tenaga besar, dan saat ini saya tak bisa mengatasinya,” jelasnya.

Pernyataan ini menggarisbawahi perjuangannya untuk menyesuaikan gaya berkendara dengan perilaku paket motor yang dimiliki. Hasil kelima di COTA, meski terhormat bagi banyak pembalap, tercatat sebagai hasil yang minor bagi sang maestro trek ini, menandai akhir pekan yang ingin segera dilupakannya sebelum bergerak ke seri berikutnya.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar