PARADAPOS.COM - Timnas Turki akhirnya mengakhiri penantian panjang selama 24 tahun untuk kembali ke Piala Dunia. Mereka memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan tuan rumah Kosovo dengan skor tipis 1-0 dalam final play-off jalur C kualifikasi zona Eropa, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Gol tunggal Kerem Aktürkoğlu di menit ke-53 menjadi penentu kemenangan bersejarah di Stadion Fadil Vokrri, Pristina, yang sekaligus mencatatkan pencapaian terbaik Kosovo dalam sejarah kualifikasi.
Mengakhiri Puasa Dua Dekade
Dengan kemenangan ini, Turki resmi mengamankan tempat di Piala Dunia 2026. Terakhir kali negara dengan bendera bulan sabit itu tampil di ajang sepak bola paling bergengsi di dunia adalah pada tahun 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Saat itu, mereka justru menorehkan prestasi gemilang dengan finis di peringkat ketiga, mengalahkan tuan rumah Korea Selatah dalam perebutan tempat ketiga. Kembalinya mereka ke panggung utama setelah lebih dari dua dekade tentu menjadi angin segar bagi publik sepak bola Turki.
Di putaran final nanti, tim besutan pelatih Vincenzo Montella itu akan bergabung di Grup D. Mereka akan berhadapan dengan Amerika Serikat, Paraguay, dan Australia. Perjalanan menuju babak grup tersebut tentu tidak mudah, mengingat tekanan untuk mengulang kesuksesan 2002 pasti akan sangat besar.
Perjuangan Kosovo yang Patut Diacungi Jempol
Di sisi lain, meski gagal melangkah, pertandingan ini tetap menjadi momen bersejarah bagi Kosovo. Sejak mendeklarasikan kemerdekaan pada 2008, ini merupakan kali pertama mereka mampu melaju sejauh final play-off kualifikasi zona Eropa. Pencapaian ini menunjukkan perkembangan signifikan sepak bola negara tersebut di kancah Eropa.
Pertandingan di Pristina berlangsung ketat sejak awal. Turki langsung mengambil inisiatif menyerang, namun upaya awal Orkun Kökçü masih melenceng dari target. Kosovo membalas dengan ancaman serius melalui Fisnik Asllani, yang memaksa kiper Ugurcan Cakır turun tangan.
Gol Penentu dan Ketegangan di Babak Kedua
Kebuntuan baru terpecah setelah jeda. Memasuki babak kedua, tepatnya pada menit ke-53, Kerem Aktürkoğlu menjadi pahlawan. Penyerang Galatasaray itu dengan cerdik memanfaatkan peluang di depan gawang, melepaskan tendangan yang tak bisa dihalau kiper Kosovo.
Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan. Kosovo, yang tertinggal, meningkatkan intensitas serangan dan terus menekan pertahanan Turki. Namun, lini belakang Turki tampil sangat disiplin dan terorganisir, membendung setiap gelombang serangan yang dilancarkan tuan rumah.
Di menit-menit akhir, Turki memilih strategi yang lebih pragmatis dengan mempertahankan keunggulan. Mereka berhasil mengendalikan sisa pertandingan dengan matang, memastikan skor 1-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan sebuah pencapaian monumental yang mengembalikan Turki ke orbit sepak bola dunia. Sementara bagi Kosovo, kekalahan di rumah tidak mengerdilkan langkah besar yang telah mereka buat dalam perjalanan kualifikasi kali ini.
Artikel Terkait
Harga Emas Catat Penurunan Bulanan Terburuk dalam 17 Tahun Meski Sempat Reli
Pemerintah Tetapkan Harga BBM Tak Berubah per 1 April 2026
Italia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Gagal Tiga Kali Beruntun
Pemerintah Siapkan WFH Nasional Satu Hari per Pekan untuk Hemat BBM Subsidi